REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Di tengah ketidakpastian global akibat konflik dan tekanan ekonomi, Inggrid Kansil mengajak para pelaku usaha, khususnya perempuan, untuk tetap produktif, inovatif, dan optimistis dalam menjalankan bisnis.
Ketua Perhimpunan Pedagang yang juga aktif di Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia ini menegaskan, kemampuan beradaptasi melalui inovasi dan kreativitas menjadi kunci utama agar produk tetap kompetitif di pasar.
“Situasi dunia memang tidak baik-baik saja, tapi kita tidak boleh berhenti berusaha. Harus tetap produktif dan optimistis,” ujar Inggrid saat ditemui di Deheng House, Jakarta, Sabtu (18/4/2026).
Peluang Besar di Sektor Fesyen dan Kuliner
Inggrid mengungkapkan, sekitar 70 persen anggota organisasinya bergerak di sektor fesyen dan kuliner. Kedua sektor tersebut dinilai masih memiliki prospek menjanjikan karena permintaan pasar yang relatif stabil.
Meski begitu, ia menekankan pentingnya dukungan konkret dari pemerintah, baik pusat maupun daerah, khususnya dalam memperluas akses pemasaran bagi pelaku UMKM.
Salah satu solusi yang diusulkan adalah penyediaan ruang khusus atau corner UMKM di pusat perbelanjaan, baik secara gratis maupun dengan biaya terjangkau. Langkah ini diyakini mampu meningkatkan visibilitas produk sekaligus memperluas jangkauan pasar.

Peluang Ekspor Masih Terbuka
Tak hanya pasar domestik, peluang ekspor juga dinilai masih terbuka lebar. Inggrid menyebut sejumlah negara seperti Jepang, Turki, dan Brunei memiliki minat tinggi terhadap produk lokal Indonesia.
Menurutnya, berbagai kegiatan promosi dan pameran di luar negeri selama ini menunjukkan hasil positif dengan respons yang baik dari pasar internasional.
Namun demikian, pelaku UMKM masih menghadapi tantangan berupa kenaikan harga bahan baku sebagai dampak situasi global. Untuk itu, ia berharap pemerintah dapat menghadirkan kebijakan yang mampu meringankan beban produksi.
Dorong Perempuan Berwirausaha dari Rumah
Inggrid juga mendorong perempuan untuk mulai berwirausaha dari rumah dengan memanfaatkan keterampilan yang dimiliki, seperti memasak atau membuat kerajinan tangan.

Ia menilai program pelatihan dan bantuan sebenarnya sudah tersedia, tetapi distribusinya belum merata. Karena itu, diperlukan kolaborasi lintas pihak agar bantuan dapat tepat sasaran dan menjangkau lebih banyak pelaku usaha.
Melalui jaringan yang dimilikinya, Inggrid mengaku terus berupaya menjadi penghubung antara UMKM dan pemerintah, termasuk dalam memfasilitasi bantuan peralatan usaha dari berbagai instansi.
Pesan untuk Pelaku UMKM
Menutup pernyataannya, Inggrid mengingatkan para pelaku usaha untuk tidak takut gagal dan terus membangun kepercayaan diri.
“Rezeki itu ada, yang penting kita terus berikhtiar. Jangan takut jatuh, karena dari situ kita belajar untuk bangkit lebih kuat,” pungkasnya.
Tags: jakarta
-
Kabidhumas Polda Jateng: Hasil Tes DNA Kerangka di Marina Identik dengan Iwan Budi Paulus
-
Polsek Cepiring Gelar Patroli Pengawasan PPKM Level 3
-
Perkuat Kolaborasi, Ditjen Bina Adwil Gelar Rakor Virtual STQHN XXVI Maluku Utara
-
Brigjen TNI Achmad Fauzi, TMMD Wujud Sinergitas Semua Elemen Untuk Membangun NKRI
-
Pelaku Pencurian di Rumah Deferi Zan, Berhasil Diringkus Sat Reskrim Polres Lampung Utara
-
Kodim Ciamis Selenggarakan Donor Darah Dalam Rangka HUT Kodam III/SLW
-
Kunjungi Pasar Kliwon, Ganjar: Geliat Ekonomi Masyarakat Meningkat Jelang Lebaran
-
Lanud Sultan Hasanuddin Dukung Penuh Latihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) Bandara Sultan Hasanuddin
-
Kapolres Pasuruan Kota Jelaskan Tujuan Patroli Sat Samapta Di Beberapa Kantor Partai Politik
-
HUT Humas Ke-70, Bidhumas Polda Sulsel Harap Jalinan Sinergi Dengan Media Semakin Kuat Dalam Menyajikan Informasi Konstruktif





