REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Sebagai orang yang sejak kecil tumbuh dan besar di desa, menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah suatu kebanggan. Seperti yang dialami Muhammad Rasatkan. Selain telah berdinas selama 18 tahun menjadi ASN, ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Desa di salah satu wilayah Kalimantan Timur.
Namun, demi perjuangan meningkat kesejahteraan dan kemandirian masyarakat Kalimantan Timur, ia rela melepas semua jabatannya dan memutuskan ikut berpasipasi dalam kontestasi Pemilu Legislatif (Pileg) 2024 sebagai calon anggota legislatif nomer urut 9 dari partai Golkar Provinsi Kalimantan Timur.

Keteguhannya dalam menentang oligarki atau kartel-kartel perusahaan yang kerap merampas hak-hak masyarakat, sosok tamatan S2 Universitas Mulawarman dan mantan Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ini mendapat julukan “Macan Borneo”. Sebagai orang yang berani dan tegas dalam melawan ketidak adilan.
Karena itu pula para tokoh masyarakat memintanya berjuang tak hanya di seputaran desa yang pernah ia pimpin tapi berjuang untuk Kalimantan Timur.

Dengan mengusung visi Kaltim Maju, Religius, Sejahtera, Sehat dan Lestari, Pria yang aktif berorganisasi sejak remaja dan pernah mengikuti pendidikan kepemimpinan kader inti karang taruna di Jakarta ini memiliki slogan berani bermimpi berani berbuat berani bertanggung jawab.
Sebagai orang yang akan berjuang bersama masyarakat dan terjun di dunia politik, Rasatkan mengaku sebagai orang terbuka tidak elergi kritik.
“Dengan pengalaman saya sebagai ASN selama 18 tahun saya orangnya terbuka, artinya selalu menerima kritikan. Tentu saja kritikan yang positif, kalua ada kritika negative yang jawab saja dengan kinerja kita” jelas Rasatkan.

Untuk mewujudkan visi dan misinya tentu diperlukan langkah-langkah yang harus dilaksanakan. Rasatkan mengatakan ada lima langkah yang akan ia lakukan.
“Pertama kita akan meningkatakan tata pemerintahan yang baik, bersih, demokratis, transparan dan efektif. Kedua meningkatkan fasilitas umum, perekonomian berbasis industry dan pariwisata. Ketiga menciptakan kehidupan yang sejajar dengan sumberdaya manusia bermoral dan berlandaskan segi segi keagamaan” tegasnya.
Laporan : Ria Satria
Tags: jakarta
-
Di Depan Ratusan Siswa, Menteri Basuki Dampingi Presiden Resmikan Bendungan Kuwil Kawangkoan
-
Polda Jatim Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Semeru 2023-2024 Siap Kawal Pemilu Damai
-
Peduli Kepada Generasi Penerus Bangsa, Danramil 0808/16 Talun Berikan Materi Wawasan Kebangsaan
-
Bea Cukai Batam, Berhasil Kumpulkan Penerimaan Negara Sebesar Rp 4,94 Triliun pada 2022,Optimis capai Target 2023
-
Dalam Sepekan Polres Karawang Polda Jabar Amankan 13 Pelaku Kejahatan Curas, Curat dan Curanmor
-
Kemendagri Serahkan DP4 untuk Pemilu 2024 kepada KPU RI
-
Ojol Kaltim: Tenaga Kerja Lokal Agar Dilibatkan dalam Pembangunan di IKN
-
Bertolak Ke Gorontalo, Wapres Akan Hadiri Pertemuan Forum Kerukunan Umat Beragama
-
Miliki Infrastruktur yang Lengkap, Kemendes Gandeng Aisyiyah Bangun Desa
-
Polsek Boja Bersama Tim Kesehatan Hewan Melaksanakan Pengawasan dan Pemeriksaan Hewan Ternak

