REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Mochamad Ardian Noervianto mengingatkan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk segera melaporkan data paling mutakhir mengenai penanganan dan pencegahan Covid-19 di wilayah masing-masing.
Hal itu disampaikan Ardian pada saat Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Perubahan APBD Provinsi bersama Pemerintah Daerah seluruh Indonesia secara virtual, Jumat (6/8/2021).
“Perlu ditekankan yang menjadi prioritas di dalam laporan tersebut mencakup bidang kesehatan, penanganan dampak, dukungan ekonomi dan bantuan sosial, serta jaring pengaman sosial,” katanya.
Menurut Ardian, tiga hal tersebut akan dilaporkan Menteri Dalam Negeri kepada Presiden secara berkala. Untuk itu, dirinya meminta agar laporan yang disampaikan harus benar-benar update. Hal itu juga untuk menghindari terjadinya polemik mengenai progres penanganan Covid-19 di setiap daerah.
“Yang menjadi catatan saya, ada ketidakcocokan data yang kami terima dari Kementerian Keuangan, sebab laporan yang diberikan daerah sering merupakan laporan yang belum update. Untuk itu ke depannya agar (pemerintah daerah) memperbaiki laporan di masing-masing daerah,” tandasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ardian juga mengingatkan agar seluruh aparatur pemerintahan di daerah dapat menjaga pelaksanaan APBD sesuai koridor perundang-undangan.
Adapun Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Perubahan APBD Provinsi itu dilaksanakan untuk memfasilitasi sekaligus memberikan pedoman bagi pemerintah daerah yang akan melakukan perubahan terhadap APBD tahun berjalan. Sebab, sesuai Pasal 317 UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah ditegaskan bahwa, “Kepala Daerah mengajukan Rancangan Perda tentang perubahan APBD sebagaimana dimaksud dalam Pasal 316 ayat (1) disertai penjelasan dan dokumen pendukung kepada DPRD untuk memperoleh persetujuan bersama.”
Rapat yang dipandu oleh Direktur Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah Ditjen Bina Keuda Kemendagri Maurits Panjaitan itu menekankan mengenai format pelaporan Anggaran dan Realisasi Pencegahan dan Penangan Covid 19 sebagaimana yang terdapat dalam Permendagri Nomor 39 Tahun 2020.
Laporan : Suryadi
Sumber : Puspen Kemendagri
Tags: jakarta
-
Kasdam XII/Tpr Buka Pendidikan Integrasi Siswa Dikmaba TNI AD dan Diktukba Polri TA 2021
-
Pangdam I Bukit Barisan Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke DPP Santri Tani NU
-
Perjanjian Ekstradisi Indonesia-Singapura, Kapolri: Pencegahan dan Pemberantasan Kejahatan Transnasional Makin Optimal
-
Sebelas Tahun Pengelolaan Perbatasan Negara, Menteri Tito Akan Luncurkan 3 Program
-
Bentuk Kepedulian, Polsek Pondok Suguh Bagikan Beras Bansos ke Warga Kurang Mampu
-
Melalui Bimtek, Bappeda Kota Sukabumi Dorong Perangkat Daerah dan BUMD Ikuti KIJB
-
Kapolda Jabar: Knalpot Bising Bisa Picu Konflik Sosial
-
Tingkatkan Hasil Pertanian, Kodim 0613/Ciamis Gebyar Sosialisasi Bios-44 ke para Praktisi Pertanian se-Kabupaten Ciamis
-
Satgas Madago Raya Kontak Tembak Dengan Kelompok MIT, 1 DPO Tewas
-
Peringati Dies Natalis Ke-X dan Wisuda Sarjana VI UNHENA Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global di Tengah Modernisasi



