REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) membahas pemberdayaan ekonomi masyarakat penerima zakat (mustahik) serta perluasan akses kerja bagi penyandang disabilitas melalui pelatihan vokasi, penempatan kerja, dan persiapan calon peserta magang ke Jepang.
Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan Sukro Muhab mengatakan, pembahasan tersebut dilakukan dalam audiensi antara jajaran komisioner BAZNAS dan tim teknis Kemnaker di Gedung BAZNAS, Jakarta, Senin (14/9/2026).
“Kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen Kemnaker untuk mewujudkan pasar kerja yang inklusif sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan dana sosial keagamaan,” kata Sukro.
Menurut Sukro, kerja sama dengan BAZNAS diarahkan untuk menghubungkan program pemberdayaan ekonomi dengan program ketenagakerjaan, sehingga dukungan kepada masyarakat dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan program yang tersedia.
“Sinergi bersama ini akan kita fokuskan untuk memperluas akses kerja bagi saudara-saudara kita penyandang disabilitas, mempersiapkan calon peserta magang ke Jepang, serta mengoptimalkan peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Kemnaker,” ujar Sukro.
Ia menjelaskan, keterlibatan BAZNAS juga mencakup dukungan terhadap pelatihan vokasi dan akses penempatan kerja bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan. Upaya tersebut diharapkan dapat membuka kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan dan memperoleh akses ke dunia kerja.
“Kerja sama dengan BAZNAS kami arahkan agar penyaluran dana zakat memberikan manfaat yang lebih besar dan berkelanjutan,” ujar Sukro.
Sukro menambahkan, optimalisasi UPZ di lingkungan Kemnaker menjadi salah satu bagian yang dibahas dalam pertemuan tersebut. Penguatan peran UPZ diharapkan dapat memperluas jangkauan penyaluran zakat kepada para mustahik.
“Melalui kemitraan ini, Kemnaker berkomitmen untuk terus menghadirkan kebijakan ketenagakerjaan yang inklusif, merata, dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali,” kata Sukro.
Pimpinan BAZNAS bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan Idy Muzayyad menyatakan kesiapan mendukung program-program Kemnaker. Menurutnya, optimalisasi UPZ di lingkungan kementerian dapat memperluas jangkauan penyaluran zakat kepada para mustahik.
Tags: jakarta
-
Waspada Penipuan! Nama Dandim Tobelo Mulai Dicatut, Kodim 1508/Tobelo Langsung Keluarkan Himbauan Tegas
-
Satgas Yonif Mekanis 203/AK Membagikan Sarana Olahraga Kepada Pemuda Desa Tima
-
Selidiki Kebakaran Tol Pejagan – Pemalang, Polisi Periksa 13 Pemilik Lahan di Sekitar TKP
-
Polres Pinrang Gelar Cooling System Dalam Rangka Deklarasi Pemilu Damai oleh Tiga Pilar Kabupaten Pinrang
-
Polres Bogor Ungkap Kasus Pemalsuan Minyak Goreng MINYAKITA, Tersangka Terancam Hukuman Berat
-
Masyarakat Dikejutkan Dengan Adanya Mayat Laki-Laki Yang Sedang Mengambang Disungai Cisadane Desa Kedaung Barat Kec Sepatan Timur Kab Tanggerang – Banten.
-
Kujungan Ke Wonogiri, Pangdam IV Diponegoro dan Kapolda Jateng Minta Penyebab Meluasnya Covid-19 Dievaluasi Setiap Hari
-
Dibawah Ancaman OPM dan Medan Ekstrem, Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo
-
Danposramil Potowaiburu Hadiri Rapat Koordinasi Rencana Pembangunan Jaringan Internet
-
Jelang Pertandingan PSCS CILACAP VS PERSIPA PATI, Polres Cilacap Sudah Siapkan Personil Pengamanan



