Lawan Stunting Melalui Mekanisme Operasional KKBPK, Camat: Target Zero Sunting di Kecamatan Lubuk Pinang

REAKSIMEDIA.COM | Mukomuko – Hal tersebut disampaikan Camat Lubuk Pinang Ali Nasri SH sesuai acara Mini Lokakarya (Minilok) Percepatan Penurunan dan Pencegahan Stunting melalui Rapat Koordinasi Kecamatan dan Desa dengan Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Mukomuko, kegiatan digelar di Aula Kantor Camat Lubuk Pinang Kabupaten Mukomuko, Selasa (4/6/24).

Dilanjutkannya, bahwa kegiatan ini sebagai bentuk upaya bersama untuk menuntaskan permasalahan Stunting.di Kabupaten Mukomuko khususnya di Kecamatan Lubuk Pinang melalui pelaksanaan Mekanisme Operasional Program KKBPK (Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga) yang dikemas dalam kegiatan Mini Lokakarya (Minilok).

“Program KKBPK adalah upaya dalam mengendalikan laju pertumbuhan Penduduk yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga sehingga diharapkan melalui kegiatan ini akan dapat menciptakan keluarga yang sehat dan berkualitas,” ucap Ali Nasri.

Camat juga menyebutkan bahwa kegiatan yang digelar ini sebagai bahan evaluasi untuk pendataan kasus stunting di wilayahnya sekaligus upaya pencegahan dan percepatan penurunan angka Stunting di wilayahnya.

“Kecamatan Lubuk Pinang bersinergi dengan pihak Dinas KB Mukomuko melaksanakan evaluasi dalam rangka mencari data stunting yang yang ada di wilayah Kecamatan Lubuk Pinang, dari mulai bulan Januari sampai Bulan Mei tahun ini, ini sesuai dengan program dari pemerintah pusat, bahwa program pencegahan dan penurunan angka stunting ini memang harus wajib kita dukung dan kita hadapi bersama sama untuk mewujudkan program Indonesia Emas,” paparnya.

Camat juga mengatakan dengan kegiatan tersebut akan didapat solusi dalam upaya bersama untuk percepatan penurunan dan penghapusan Stunting di Kecamatan Lubuk Pinang dapat terwujud nantinya.

“Dengan kegiatan yang hari ini kita laksanakan, bukan hanya sekedar sosialisasi saja, akan tetapi kita dapat mencari solusi yang akurat untuk data stunting yang ada di wilayah ini, dalam acara tadi sudah dipaparkan oleh pihak Puskesmas Lubuk Pinang bahwa ada dugaan kasus Stunting diwilayah kita, sebanyak 12 kasus yang tersebar di wilayah Kecamatan Lubuk Pinang, nah kedepannya kita terus berupaya untuk bisa disembuhkan melalui pemberian makanan sehat dan bergizi, edukasi tentang kesehatan dan pola hidup sehat,” terangnya.

Baca juga:  Dubes Singapura Anil Kumar Naya Kunjungi Kawasan Industri Kendal

Kedepannya Camat Lubuk Pinang berharap Zero Stunting dapat terwujud diwilayahnya, melalui upaya bersama untuk mendukung program pemerintah dalam percepatan penurunan angka Stunting dan pencegahan Stunting di tanah air.

“Mari bersatu padu dalam kebersamaan kita mendukung program pemerintah dalam hal percepatan penurunan dan pencegahan Stunting di Kabupaten Mukomuko khususnya di Kecamatan Lubuk Pinang, jangan sampai angkanya bertambah, kalau bisa angka Stunting di Kecamatan Lubuk Pinang berkurang dan sirna (Zero Stunting) kedepannya,” tutup Camat Lubuk Pinang Ali Nasri.

Adapun data sementara Balita yang diduga masuk kategori Stunting di Kecamatan Lubuk Pinang adalah, Desa Arah Tiga dengan kategori
Balita Sangat Pendek sebanyak 2 Orang dan Balita dengan kategori Pendek sebanyak 2 Orang, kemudian Desa Suka Pindah Kategori
Balita Sangat Pendek sebanyak 1 orang dan Desa Sumber Makmur dengan
Balita Sangat Pendek sebanyak 1 Orang dan Balita dengan kategori Pendek sebanyak 3 orang.

Turut hadir dalam acara itu, Sekretaris Kecamatan Lubuk Pinang dan perangkatnya, Kapolsek Lubuk Pinang, Bakor Babinsa dan personil, Forum Kades se Kecamatan Lubuk Pinang, Korlap KKBPK Kecamatan Lubuk Pinang, Puskesmas Lubuk Pinang, TP-PKK se Kecamatan Lubuk Pinang dan lainnya.

Laporan : Rahmadsyah Sipahutar

Tags: