REAKSIMEDIA.COM | Mukomuko – Hal tersebut disampaikan Bupati Mukomuko H.Sapuan yang mengungkapkan bahwa manajemen RSUD secara bertahap semakin membaik
‘’Alhamdulillah, tahap demi tahap, keluhan masyarakat mengenai persediaan obat di RSUD Mukomuko menemukan solusi. Mulai saat ini, hingga ke depan, tiada lagi istilah pasien BPJS yang mengeluh mengeluarkan biaya lagi untuk mendapatkan obat, secara teknisnya, tanya langsung ke manajemen RSUD,’’ ucap Bupati Mukomuko H.Sapuan, Minggu (22/9/24)
Terpisah, Direktur RSUD Mukomuko, Syafriadi, SKM., M. Kes ketika dikonfirmasi, menyampaikan bahwa pihaknya telah menemukan solusi terkait keluhan masyarakat, khususnya mengenai ketersediaan obat di RSUD.
Dikatakan Syafriadi, untuk ketersediaan obat, selain di apotek RSUD pihaknya juga telah menjalin kerjasama pemenuhan kebutuhan obat dengan 3 apotek yang mudah dijangkau ketika dibutuhkan.
‘’Tiada lagi istilah keluhan soal ketersediaan obat. Bagi pasien BPJS, kalau tidak ada obat di apotek RSUD, bisa mengambil obat di 3 apotek yang telah menjalin kerjasama untuk penyediaan obat,’’ jelasnya.
Bagi pasien BPJS, kata Syafriadi, untuk mendapatkan obat pada apotek yang telah menjalin kerjasama tersebut tidak perlu lagi mengeluarkan biaya apa pun.
‘’Cukup datang dengan membawa resep dokter, dan tak perlu bayar. Di apotek itu, pasien tinggal tunjukkan resep obat dan tidak perlu bayar,’’ ungkapnya.
Ini merupakan upaya perbaikan layanan terhadap persediaan obat di RSUD Mukomuko, sekaligus menjawab keluhan masyarakat yang selama ini menumbuhkan kesan beli obat ke luar.
‘’Sekali lagi kami pastikan, bagi pasien BPJS tidak ada lagi istilah beli obat ke luar dengan biaya sendiri. Semuanya sudah ditanggung BPJS,’’ paparnya.
Di sisi lain, Syafriadi mengapresiasi kepedulian dan keseriusan Pemkab Mukomuko dalam hal ini Bupati Mukomuko terhadap peningkatan layanan pada RSUD Mukomuko. ‘’Saya salut dengan perjuangan pak bupati, yang begitu serius melakukan pembenahan terhadap rumah sakit kita ini,’’ pungkasnya.
Komitmen Bupati dan Wakil Bupati Mukomuko untuk layanan kesehatan masyarakat di daerah ini terus meningkat, satu lagi, satu lagi terobosan pemerintahan Sapuan Wasri untuk masyarakat dalam ketersediaan obat bagi pasien Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mukomuko, mulai membaik.
Pasca menguapnya kasus dugaan korupsi di RSUD Mukomuko tahun anggaran 2016 hingga 2021, berdampak besar terhadap persediaan obat pada rumah sakit kebanggaan daerah tersebut, sehingga mengakibatkan banyak pasien yang berobat di RSUD Mukomuko mengeluh, karena tidak mendapatkan pelayanan maksimal dari ketersediaan obat.
Bahkan sempat jadi isu sunter, dampak dari minimnya ketersediaan obat ini pasien BPJS harus terpaksa mengeluarkan uang untuk mendapatkan obat dengan cara membeli obat ke apotek.
Di masa pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Mukomuko, Sapuan-Wasri, persoalan ini menjadi perhatian serius.
Secara bertahap, persoalan ini berhasil terjawab. Sebab sekarang ini tiada lagi istilah pasien BPJS mengeluarkan biaya tambahan untuk mendapatkan obat dari luar tanggungan BPJS.
Laporan : Rahmadsyah Sipahutar
Tags: mukomuko bengkulu
-
Sinergi Pemberdayaan UMKM Kemenkeu Satu
-
Polres Tanggamus Gelar Pakta Integritas Terhadap Sejumlah Calon Tamtama Polri TA. 2023
-
Giat Patroli Sinergi Gabungan TNI Polri dan Sat Pol PP Wilayah Hukum Tenjo Untuk Mengantisipasi Gangguan Kamtibmas
-
Lomba Fashion Show Piala Kemenpora dan Piala PWI Jaya Sukses, Selebritas Imbau Pemerintah Dukung Kreativitas Siswa
-
Ikhtiar Jaga Marwah Bumi Hibualamo, Pemda dan TNI-Polri Gelar Apel Pasukan Operasi Aman Nusa I 2026
-
Wakil Wantim MUI dan FA UIB Jateng-DIY Menilai Guyonan Zulhas sebagai Penistaan Agama
-
Panglima TNI Pimpin Upacara Penyambutan KKRI Wilayah Jayapura
-
AIWW Ke-2 di Labuan Bajo Berjalan Baik, Indonesia Berharap Dukungan Penuh untuk World Water Forum ke-10 Tahun 2024
-
Kodim 1714/Puncak Jaya dan Polri Kawal Ketat Gubernur Papua Tengah Tinjau Korban Insiden Sinak, Instruksikan Status Tanggap Darurat dan Biaya Medis Ditanggung Penuh
-
Di Trenggalek Polisi Inovatif Padamkan Karhutla Pada Ketinggian Pakai Alat Damkar Mini Pakai Motor




