REAKSIMEDIA.COM | Halmahera Utara – Citra Kepolisian sebagai institusi yang melayani, mengayomi, dan melindungi masyarakat bukan lagi sekadar slogan di Halmahera Utara. Pada Kamis (06/11/2025), Kapolres Halmahera Utara, AKBP Erlichson Pasaribu, S.H., S.I.K., didampingi Ketua Bhayangkari Ny. Friska Erlichson, membuktikan hal tersebut melalui kunjungan kerja strategis ke Yayasan Hohidiai Maluku Utara di Desa Kusuri.
Kunjungan ini berfokus pada dua isu krusial: lonjakan kekerasan terhadap anak/perempuan dan tantangan kasus HIV.
Dalam pertemuan dengan manajemen Yayasan Hohidiai dan DP3AKB, Kapolres menerima dua masukan utama yang membutuhkan tindakan cepat:
• Kasus Kekerasan dan Prostitusi Online: Permintaan tegas dari DP3AKB agar Kepolisian menindak praktik prostitusi online yang kian marak.
• Kebutuhan Data Akurat: Yayasan Hohidiai menyoroti perlunya kemitraan kuat untuk menekan angka kekerasan.
AKBP Erlichson Pasaribu langsung merespons dengan ketegasan dan solusi terukur.
”Kami tidak akan menutup mata. Terkait kekerasan anak dan perempuan, Polres Halut akan segera membuat MOU dengan Yayasan Hohidiai. Data dari SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu) akan kami buka, ini bentuk transparansi dan keseriusan kami sebagai pelayan publik,” tegas Kapolres.

Kapolres juga merespons isu prostitusi online dengan aksi preventif yang cepat: akan memanggil seluruh pemilik hotel/penginapan. Langkah ini menunjukkan Polri bergerak dari hulu ke hilir: tidak hanya menindak, tetapi juga mencegah agar kejahatan tidak terjadi.
Peran Polri sebagai pengayom dan pelindung semakin terlihat nyata saat rombongan meninjau fasilitas Yayasan Hohidiai, termasuk Klinik dan Ruang Rawat Inap. Momen yang paling menggugah adalah ketika Kapolres dan Ibu Ketua Bhayangkari berinteraksi langsung dengan pasien yang sedang dalam pemulihan dari penyakit Kusta (Lepra).
Di hadapan pasien, Kapolres dan Ibu Bhayangkari memberikan semangat dan motivasi yang tulus.
”Kami hadir untuk memberikan kekuatan dan memastikan Bapak/Ibu tidak merasa dikucilkan dari masyarakat. Kami peduli,” kata Kapolres.
Tindakan ini mengirimkan pesan kuat: Perlindungan Polri mencakup semua lapisan masyarakat, termasuk mereka yang paling rentan dan terpinggirkan. Kehadiran Bhayangkari melalui Ibu Friska Erlichson yang menginisiasi program sosialisasi bersama, semakin melengkapi peran Polri sebagai institusi yang berempati dan bersinergi dengan semua pihak.

Kunjungan ini bukanlah sekadar agenda seremonial. Dengan menetapkan langkah kemitraan berbasis data, mengambil tindakan pencegahan cepat terhadap kejahatan online, serta menunjukkan kepedulian di ruang rawat inap, Polres Halmahera Utara telah membuktikan bahwa mereka benar-benar menjalankan tiga mandat mulia: Pelayan yang responsif, Pengayom yang merangkul, dan Pelindung yang bertindak cepat demi keamanan dan kemanusiaan warga Halmahera Utara
Laporan : Edwin Tatipang
Tags: halmahera utara
-
DPK LASQI NJ Cibinong Sukses Gelar Festival Qasidah, Hadroh dan Marawis
-
Polres Demak Hadir untuk Berikan Rasa Aman dan Nyaman dalam Pelaksanaan Ibadah Paskah
-
Polisi Segera Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bocah 10 Tahun di Manado
-
Polsek Gunung putri Berhasil Ungkap Terkait Penangkapan Lima Tersangka Pencurian Sepeda Motor di Gunung Putri Kabupaten Bogor
-
Koramil 1714-02/Ilu Melaksanakan Karya Bakti Dan Bakti Sosial Dengan Masyarakat Di Sekitar Distrik Ilu
-
Hadiri Haul K.H. Aqil Siroj ke-34, Wapres Ingatkan Pentingnya Peran Pesantren sebagai Pusat Transmisi Ilmu
-
DEMA UIN Alauddin Gandeng Organisasi Daerah Papua di Makassar Untuk Sukseskan Festival Budaya
-
TNI AL Kembali Serbu Vaksinasi Covid-19 Kepada Masyarakat Maritim Lampung
-
Vaksinasi dan Bansos di Jogyakarta, Kapolri Ingatkan Warga Disiplin Prokes di Sektor Ekonomi
-
Pelihara Kemampuan Prajurit, Kodim 1710/Mimika Selenggarakan Latorsar TW I

