REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto mendorong pengembangan potensi desa di Provinsi Lampung dalam wujud desa wisata yang mengintegrasikan potensi alam dengan kuliner, akomodasi, transportasi, konektivitas internet, hingga penyediaan ruang-ruang yang menarik bagi pengunjung. Tujuannya agar potensi alamnya bisa bermanfaat secara maksimal namun tidak menanggalkan produk hasil bumi lainnya seperti nanas, singkong, pisang, dan lain sebagainya dalam rangka membangun desa sekaligus meningkatkan ekonomi warga.
“Jadi untuk Lampung desa wisata itu kan alamnya sudah ada tapi harus terintegrasi makanan, tempat foto, akomodasi, wifi gratis, semua harus ditonjolkan agar orang nggak cuma datang sekali tapi juga cerita ke lainnya jadi mengundang wisatawan lain. Jangan hanya mengandalkan kondisi alamiah saja,” tutur Mendes Yandri didampingi Wamendes Ahmad Riza Patria saat audiensi dengan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal di Kantor Kemendes PDT Jakarta, Rabu (16/9/2026).
Integrasi desa wisata tersebut sekaligus mencakup upaya untuk mewujudkan desa tematik yang merupakan salah satu dari 12 Aksi Bangun Desa Bangun Indonesia. Tak hanya itu, pembangunan yang dipusatkan ke desa ini juga memastikan kualitas sumber daya manusia (SDM) meningkat salah satunya melalui pemberian kesempatan kepada pemuda desa untuk belajar dan bekerja di Jepang.
Warga desa terpilih dan terlatih akan dikirim ke Jepang untuk belajar dan bekerja kemudian kembali ke Tanah Air agar bisa mengimplementasikan ilmu tersebut. Tentu saja hal ini membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak tidak terbatas pada wewenang Kemendes PDT namun juga mitra lain termasuk masyarakat secara menyeluruh.
“Kalau tidak didukung sama pemerintah daerah, dinas, kepala desa, maka semua usaha ini tidak akan berhasil,” kata Mendes Yandri.
Hal ini disambut baik Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal yang optimis desa di daerahnya akan maju melalui kolaborasi tersebut. Lampung dipastikan siap mendongkrak perekonomian nasional melalui desa dengan melibatkan masyarakat untuk mengolah seluruh potensinya.
“Kita yakin program di Kementerian Desa akan bisa dikolaborasikan dengan program-program di Desa Provinsi Lampung. Kita yakin karena fokus pembanguunan di desa dan pertumbuhan ekonomi di desa sangat baik, kami yakin ini bisa menjadi salah satu mesin penggerak ekonomi,” ujarnya.
Sekadar informasi, Lampung memiliki berbagai potensi yang sayang jika tidak dimanfaatkan secara maksimal di antaranya sektor perkebunan, pertanian, kelautan, wisata bahari, bentang alam, dan pertambangan. Selain itu juga lokasinya yang sangat strategis dan mudah terhubung dengan berbagai daerah.
Tags: jakarta
-
Menteri Basuki Lantik Dua Pejabat Tinggi Madya: Kementerian PUPR Wariskan Integritas, Kompetensi dan Kredibilitas, Tak Hanya Infrastruktur
-
Ketua KPU Muh. Ali Jodding: KPU Siapkan 19 Pendampingan Hukum Hadapi Sidang Pendahuluan di Mahkamah Konstitusi
-
10.000 Massa Pendukung Paslon Bupati Pinrang, Andi Irwan Hamid- Sudirman Bungi Akan Hadiri Pendaftaran
-
Peduli Warga Terdampak Krisis Air, Kodim 0428/Mukomuko Salurkan 3.000 Liter Air Bersih di Kecamatan Ipuh
-
Kementerian PUPR Rampungkan Penataan Kawasan Mangrove Tahura Ngurah Rai Bali Sebagai Showcase KTT G20
-
Berkah Ramadhan, Polsek Ipuh Berbagi Takjil ke Pengendara dan Anak Anak Pencak Silat tapak Suci
-
Bupati Pinrang Irwan Hamid Hadiri Halal Bihalal Bersama Kemenag Kabupaten Pinrang
-
Wujud Keberhasilan PUGAR, Brebes Kirim Garam ke Kalimantan
-
Menaker Perkuat Kolaborasi dengan Industri KEK Mandalika melalui MagangHub dan Pelatihan Vokasi
-
Satlantas Polres Demak Peringati 10 Muharram 1444H dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim/Piatu




