Menjaga Kedaulatan Laut dan Memeluk Sesama: Kolaborasi KRI Layaran-854 dan Lanal Ternate Satukan Pengabdian dan Kemanusiaan

REAKSIMEDIA.COM | Ternate – Perairan Nusantara tidak hanya dijaga oleh baja dan meriam kapal perang, tetapi juga dirawat dengan ketulusan hati. Di balik tugas berat mengawal kedaulatan wilayah laut Republik Indonesia, prajurit matra laut kembali membuktikan bahwa nurani kemanusiaan mereka selalu berdenyut bersama rakyat.

Komandan Lanal Ternate, Kolonel Laut (P) Ristanto Putro, S.M., M.Tr.Opsla., memimpin langsung aksi nyata kepedulian sosial yang memecah keheningan pagi di Dermaga Umum Ahmad Yani, Kota Ternate, Selasa (6/10/2026). Bersama Komandan KRI Layaran-854, Mayor Laut (P) Dimas Prasetyo, serta jajaran prajurit di bawah naungan Guskamla Koarmada III Peduli, derap langkah kemanusiaan ini dilebur dalam rangka memperingati HUT TNI ke-81 Tahun 2026.

Sentuhan Nyata di Garis Depan Pesisir Maluku Utara

 

​Sejak pukul 08.30 WIT, puluhan masyarakat nelayan dan warga pesisir berbondong-bondong mendatangi area dermaga. Kehadiran Kolonel Laut (P) Ristanto Putro yang didampingi Pjs Palaksa Mayor Laut (P) Oktovianus Mamy, Dandenpomal Mayor Laut (PM) Surolik, perwira staf Lanal Ternate, serta para perwira KRI Layaran-854 disambut hangat oleh warga.

Bagi masyarakat pesisir Ternate, kehadiran kapal perang dan para prajurit di dermaga hari itu bukan sekadar simbol pertahanan militer, melainkan wujud nyata kehadiran negara di tengah-tengah kesulitan mereka.
​Dalam sambutannya, Kolonel Ristanto menegaskan bahwa kegiatan bakti sosial dan kesehatan ini merupakan wujud nyata ikatan batin dan kepedulian mendalam dari pimpinan TNI AL, khususnya melalui sinergi Lanal Ternate dan KRI Layaran-854 kepada para nelayan yang menggantungkan hidupnya di laut.

“Bakti sosial dan kesehatan ini adalah wujud nyata ikatan batin dan kepedulian TNI AL kepada masyarakat pesisir. Semoga kehadiran kami di sini dapat memberikan manfaat langsung bagi kesehatan dan kesejahteraan warga sekalian,” ujar Kolonel Ristanto di hadapan puluhan warga penerima manfaat.

​Merajut Kesehatan dan Kepedulian Sosial Bersama Lanal Ternate & KRI Layaran
​Rangkaian kegiatan berlangsung dinamis dan tertib. Dimulai dari sambutan hangat Danlanal Ternate, acara dilanjutkan dengan penyerahan simbolis paket sembako oleh Danlanal Ternate bersama Dan KRI Layaran-854 kepada perwakilan masyarakat nelayan. Bantuan pangan ini diharapkan mampu meringankan beban ekonomi warga prasejahtera di kawasan pesisir.
​Tak berhenti pada pembagian sembako, tim kesehatan Lanal Ternate langsung membuka posko pemeriksaan kesehatan umum gratis. Warga dari kalangan nelayan hingga lansia memanfaatkan kesempatan ini untuk memeriksakan tekanan darah, berkonsultasi mengenai keluhan kesehatan, hingga mendapatkan pengobatan gratis yang seringkali sulit diakses secara rutin di wilayah terpencil.

Baca juga:  GMNI Desak DPRD Kota Sukabumi Keluarkan Angket

Sekitar pukul 09.15 WIT, seluruh rangkaian acara bakti sosial dan kesehatan tersebut tuntas dilaksanakan dalam suasana aman, tertib, dan penuh keakraban.
​Laut Adalah Ruang Hidup dan Tanggung Jawab Bersama.

Lebih dari sekadar pembagian sembako dan obat-obatan, momen ini dimanfaatkan oleh Lanal Ternate bersama unsur KRI Layaran-854 untuk mempererat ikatan batin dengan masyarakat. Kolonel Ristanto mengingatkan bahwa masyarakat Maluku Utara memiliki ketergantungan yang sangat kuat terhadap laut baik sebagai jalur transportasi, sumber mata pencaharian, maupun ruang kehidupan.

Oleh karena itu, melalui pendekatan humanis di bawah kendali Guskamla Koarmada III, prajurit di lapangan aktif mengajak masyarakat pesisir untuk bersama-sama menjaga kelestarian dan kebersihan lingkungan laut.

“Selain menjalankan tugas pokok menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah laut, prajurit TNI AL berupaya senantiasa memberikan manfaat langsung. Mari kita jaga bersama ekosistem laut kita agar manfaatnya dapat terus dirasakan oleh anak cucu kita kelak,” imbuhnya.

Melalui sinergi solid antara Lanal Ternate dan KRI Layaran-854 di bawah komando Guskamla Koarmada III, terbukti bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat adalah kekuatan utama pertahanan semesta. Ketika pimpinan militer di daerah dan unsur kapal perang berdiri kokoh menjaga batas negara namun tetap merangkul hangat warganya, di situlah marwah pertahanan nasional berdiri di atas fondasi yang paling tangguh.

Laporan : Edwin Tatipang

Tags: