REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Sofyan A. Djalil menerima audiensi dari Moderamen Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) di Ruang Rapat Menteri, Jakarta, Senin (11/04/2022). Ketua Umum GBKP, Krismas Barus mengutarakan maksud kedatangannya, yaitu terkait permohonan _Memorandum of Understanding_ (MoU) mengenai sertipikasi aset milik GBKP. Ia menuturkan, rencana MoU tersebut diharapkan mampu memberikan kepastian hukum yang lebih jelas terkait aset-aset lembaga keagamaan.
Menanggapi Ketua Umum GBKP, Menteri ATR/Kepala BPN mengatakan, pihaknya akan senantiasa membantu karena merupakan bagian dari pekerjaan Kementerian ATR/BPN untuk menyelesaikan penyertipikatan tanah di seluruh Indonesia. Ia juga berharap, dengan adanya MoU tersebut nantinya mampu mengurangi konflik tidak hanya terkait tanah milik masyarakat, tapi juga tanah peribadatan.
Pada audiensi ini, Sofyan A. Djalil didampingi oleh Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN, Himawan Arief Sugoto; Direktur Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah, Suyus Windayana; Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama, Dony Erwan; serta Direktur Pengaturan Tanah Komunal, Hubungan Kelembagaan dan PPAT, Musriadi.
Laporan : Suryadi
Sumber : Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional
Tags: jakarta
-
Untung Kurniadi Kembali Pimpin Pengcab Golf Kota Bogor
-
Bertemu Bupati Probolinggo, Stafsus Mendagri Lakukan Monev Pertumbuhan Ekonomi dan Pengendalian Inflasi di Tingkat Desa
-
Unsur Patroli Bakamla Meriahkan Festival Bunaken 2022
-
Kehadiran Satgas Yonif MR 412 Kostrad, Masyarakat di Pedalaman Papua Bisa Berolahraga
-
Manfaatkan Bendungan Milik Kementerian PUPR, PLN Bangun 3 PLTM Senilai Rp 200 Miliar
-
Camat Tebing Syahbandar Samino, SPd Laksanakan Serah Terima Jabatan Kepala Desa
-
Hari Kedua di Jawa Timur, Wapres Tinjau Huntara Candipuro
-
Polres Nganjuk Turunkan Tim Penyuluh Cegah Bullying di Kalangan Pelajar
-
Groundbreaking PLTA Mentarang, Presiden Dukung Transformasi Indonesia Menuju Ekonomi Hijau
-
Sebelum Pindah Tugas, Iptu Hasan Fadhlyh Pamit ke Warga dan Tokoh Masyarakat serta Lintas Agama

