REAKSIMEDIA.COM | Pekalongan – Meski petasan mendapat larangan untuk dibunyikan pada saat bulan puasa membuat generasi muda tidak kehabisan akal.
Mereka justru di kebanyakan wilayah ditemui membuat permainan dengan bahan spritus yang menghasilkan suara nyaring. Tetapi tahukah anda, bila permainan petasan spirtus yang kerap jadi mainan hiburan menjelang hari buka puasa, ternyata cukup membahayakan dan bisa melukai.
Kasubsi PIDM Sihumas Ipda Tamerin, S.H mengatakan meriam spirtus merupakan permainan dalam bentuk senjata seperti meriam dan banyak dimainkan oleh anak-anak diberbagai wilayah pada saat memasuki bulan ramadhan sebagai ganti petasan.
Untuk itu pihaknya pun meminta kepada para orang tua agar mengawasi anak-anaknya. Mainan meriam spirtus ini tergolong berbahaya, mengingat ledakan yang dihasilkan sangat besar dan bisa saja nantinya bisa melukai diri sendiri maupun orang lain.
“Kami tegas menyampaikan kepada para orang tua supaya mengawasi anak-anaknya. Mainan ini kan berbahaya, kalau ledakan yang dihasilkan sangat besar, bisa melukai tidak saja dirinya sendiri, tapi juga orang lain yang didekatnya,” ujarnya, Jumat (15/4/2022).
Lebih lanjut dikatakan Ipda Tamerin, mengingat permainan meriam spritus dianggap meresahkan dan mengganggu ketenangan masyarakat saat menjalankan ibadah di bulan suci ramadhan, maka pihak kepolisian akan menertibkannya. (*)
Laporan : Suryadi
Tags: pekalongan
-
Sukses Jalankan Tugas di KTT WWF Ke-10 Bali, 150 Personil DITLANTAS Disambut Upacara
-
PPKM Darurat, Kapolres Tanjab Timur Distribusikan Bansos Ke Warga Terdampak Covid-19
-
Panglima TNI Dampingi Presiden RI Hadiri Hari Buruh Internasional
-
Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan dan Mutilasi di Kabupaten Mimika
-
Kebakaran Hanguskan Lahan Kosong di Parung Panjang Bogor Pihak Kepolisian Lakukan Penyelidikan
-
Ucapkan Selamat Munas V INTI, Wapres Minta Bangsa Bersatu untuk Percepat Pembangunan
-
Libatkan Ernst & Young, Andreas Hugo Pareira Dukung Transparansi di Tubuh PSSI
-
Selalu Hadir di Tengah Masyarakat, Babinsa Pos Wonodadi Dampingi Penyaluran BLT DD Warga Binaannya
-
Mendagri Tekankan Kekompakan Forkopimda Jadi Kunci Keberhasilan PPKM Darurat
-
Bantu Untuk Wujudkan Cita-Cita, Satgas Pamtas Yonif 131/Brs Latih Pemuda Papua Untuk Menjadi Prajurit TNI

