REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) membentuk Tim Posko Terpadu Hari Raya Idul Fitri 1443 H/Tahun 2022. Tim Posko tersebut bertugas melakukan koordinasi secara virtual dengan posko pemerintah daerah (pemda) dan kementerian/lembaga terkait. Selain itu, Tim juga berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk menggali berbagai informasi terkait situasi libur Lebaran.
Ada sejumlah aspek yang menjadi tugas Tim, yakni memantau dan menghimpun informasi terkait penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, kebutuhan logistik, ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), pos kesehatan, kesiapan sarana dan prasarana angkutan, Trantibumlinmas (Ketenteraman, Keamanan, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat), pengendalian inflasi, pasokan listrik, dan kesiapan jaringan telekomunikasi. Adapun Tim ini bakal bertugas hingga 9 Mei 2022.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri Suhajar Diantoro menjelaskan, berbagai isu tersebut harus menjadi perhatian para anggota Tim Posko yang terdiri dari sejumlah pejabat Kemendagri. Pemerintah perlu membantu mencari solusi penanganan, bila dalam pemantauan ditemukan adanya persoalan yang berdampak terhadap terganggunya pelayanan publik, penerapan regulasi, dan sebagainya.
“Walaupun tidak lintas provinsi kejadiannya, (misalnya) di sebuah kecamatan tapi menjadi isu nasional, kita turun tangan, setelah kita menganalisa isu tersebut bakal menjadi perhatian skala besar,” terang Suhajar saat memimpin Rapat Pelaksanaan Posko Terpadu Hari Raya Idul Fitri 1443 H/Tahun 2022 Kemendagri secara virtual, Jumat (29/4/2022).
Suhajar menuturkan, penerapan posko secara virtual ini dapat memudahkan Tim dalam memantau berbagai peristiwa yang terjadi selama libur Lebaran. Sebab, pemantauan dapat dilakukan di berbagai tempat, selagi akses koordinasi dan informasi memadai. Ini berbeda dengan penerapan posko pemantauan tahun sebelumnya, yang mewajibkan setiap petugas mendatangi langsung posko yang sudah tersedia.
“Kita ubah menjadi posko bergerak saja secara virtual, jadi penanggunjawab posko, kami (tetap) siapkan posko statisnya tapi orang-orang boleh tidak datang ke posko, tetapi tugas pemantauan tetap wajib dilaksanakan,” tutur Suhajar. (*)
Laporan : Suryadi
Sumber : Puspen Kemendagri
Tags: jakarta
-
Kapolsek Lubuk baja, Dampingin Wakapolresta Barelang Di Pembukaan Ceremony Chinatown Imlek Festival 2033
-
Kasau Secara Resmi Menerima Kenaikan Pangkat Setingkat Lebih Tinggi dari Pangkoopsud I
-
Mantap! Perwira Brimob Sulteng Raih Prestasi Pada Kejuaraan Menembak Nasional
-
Polisi Bantu 14 Ribu Liter Air Dan Sembako Pada Warga Terdampak Kekeringan Di Jombang
-
PSAD Akhiri Turnamen Sepak Bola HUT Ke-72 Kodam I/BB dengan Juara I
-
Hari Buruh, Legislator PKS: Pemimpin Indonesia Ke Depan Harus Pro Buruh
-
Siap Antisipasi Pemudik, Wakil Bupati Bogor Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat
-
Anggota Satgas Yonif 144/JY Tunaikan Bayar Zakat Fitrah ke Rumah Warga Perbatasan
-
Koops TNI Papua Berbagi Kasih di Panti Asuhan Santa Susana Mimika
-
Kapolda Sulsel Terima Penghargaan Polisi Selebriti 2022

