REAKSIMEDIA.COM | Yogyakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengatakan penanganan pandemi Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berjalan dengan baik. Hal itu disampaikan Mendagri dalam kunjungan kerjanya di Yogyakarta pada Senin (1/11/2021). Terdapat beberapa agenda dalam lawatannya ke Yogyakarta kali ini, di antaranya memonitor perkembangan situasi pandemi Covid-19, pertumbuhan ekonomi, dan pengkajian usulan Sri Sultan Hamengkubuwono (HB) X agar 1 Maret ditetapkan sebagai Haris Besar Nasional (Hari Penegakan Kedaulatan Nasional).
“Di samping membahas, mendiskusikan mengenai usulan 1 Maret, peristiwa serangan umum di Jogja sebagai Hari Besar Nasional, juga untuk sekaligus melihat situasi pandemi Covid-19 dan kemudian pemulihan ekonomi nasional,” kata Mendagri dalam keterangan persnya.
Mendagri menambahkan, berdasarkan catatan Kemendagri dan Satgas Penanganan Covid-19, situasi di DIY cukup terkendali. Hal ini ditandai dengan turunnya jumlah kasus konfirmasi Covid-19 atau positivity rate dan angka bed occupancy ratio (BOR), yang jauh di bawah standar. “Ini menunjukkan bahwa pandemi Covid-19 relatif terkendali (dengan) baik,” ungkap Mendagri.
Berdasarkan data Kemendagri, selain Provinsi DKI-Bali-Kepri, kecepatan vaksinasi di DIY termasuk yang tertinggi di Indonesia. Atas prestasi tersebut, Mendagri menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X.
Selain itu, DIY juga mencatatkan tingkat pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi di tengah situasi pemulihan ekonomi. Dengan angka 11,8 persen, DIY masuk dalam tiga besar daerah dengan pertumbuhan ekonomi tercepat. Kesuksesan tersebut berkat berbagai strategi yang ditetapkan oleh Gubernur DIY, seperti mendorong ekspor, UMKM, dan lain sebagainya.
Untuk itu, Mendagri berharap praktik baik tersebut bisa dibagikan kepada pemimpin di daerah lain, terutama daerah yang mengalami defisit pendapatan. “Jadi ini pelajaran, lesson yang dapat kami ambil dari pengalaman Yogjakarta yang dapat disampaikan, yang dapat ditiru daerah lain,” tandas Mendagri.
Laporan : Suryadi
Sumber : Puspen Kemendagri
Tags: yogyakarta
-
Polri Sebut 2 Hari Pelaksaan Program 1 Juta Vaksin Booster Sudah Diikuti 867.449 Warga
-
Menhan Prabowo Terima Penganugerahan Darjah Utama Bakti Cemerlang (Tentera) dari Presiden Singapura
-
Sat Lantas Polres Pinrang Ops Keselamatan Pallawa 2024 Sasar Pelanggaran Berpotensi Laka
-
Kapolres Pinrang dengan sigap datangi lokasi longsor di Kecamatan Lembang
-
Pengarahan Jaksa Agung RI Dalam Kunjungan Kerja Di Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan
-
Musda Dan Pelantikan KNPI Dihadiri Bupati Karo, Alvi Anbri SE Terpilih Menjadi Ketua Secara Aklamasi
-
Polsek Cileungsi Berhasil Tangkap Pelaku Pencurian Kendaraan Sepeda Motor di Pasar Cileungsi
-
Danlanud Sultan Hasanuddin Sambut Kunjungan Menhan RI dan Wakasau di Makassar
-
Satgas Yonif Raider 142/KJ Selalu Siap Layani Kesehatan Masyarakat di Wilayah Papua
-
Polsek Batu Ampar Peduli Berikan Nasi Bungkus Kepada Anak Yatim Panti Asuhan

