REAKSIMEDIA.COM | Mukomuko – Kodim 0428/Mukomuko menggelar Diklat Terpadu Dasar Angkatan III tahun 2026 untuk para Banser (Barisan Ansor Serbaguna NU) dan Garda Fatayat (Satgas Perempuan Fatayat NU) di Lapangan Pancasila Desa Lubuk Mukti Kecamatan Penarik Kabupaten Mukomuko,, Sabtu (25/7/26).
Dandim 0428/Mukomuko Letkol Inf Yokki Firmansyah diwakili Kasdim 0428/Mukomuko Mayor Inf Cipto menyebutkan kegiatan tersebut sebagai bentuk kerja sama TNI dengan ormas keagamaan untuk penguatan wawasan kebangsaan, yang bertujuan untuk menanamkan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara.
“Sehingga Banser dan Garda Fatayat punya pemahaman Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika secara benar dan bisa menjadi benteng di tengah masyarakat,” ucapnya.

Selain membentuk karakter disiplin, militan, dan Tanggap Bencana, para Banser dan Garda Fatayat juga dibekali dengan latihan baris-berbaris, fisik, mental, dan kedisiplinan.
“Tujuannya biar siap jadi relawan saat ada bencana, konflik sosial, atau pengamanan serta meningkatkan sinergi TNI dengan Komponen Bangsa,” terang Kasdim.
“TNI tidak bisa kerja sendiri dalam memelihara keamanan negara, dengan melatih Banser dan Garda Fatayat, maka tercipta kemanunggalan TNI-Rakyat, menjadi mitra TNI di tingkat akar rumput,” sambung Kasdim.
Kegiatan yang diikuti 47 orang peserta (28 Banser dan 19 Garda Fatayat) mendapat berbagai pelatihan Kemiliteran Dasar oleh prajurit TNI dari Kodim 0428/MM seperti, materi Keterampilan Dasar Keamanan dan Kemanusiaan, Materi,PBB, navigasi darat, P3K, SAR, penanggulangan bencana, pengamanan objek vital sehingga nantinya akan berfungsi untuk kegiatan sosial, pengamanan gereja/masjid saat hari besar keagamaan dan pengamanan aset negara.
“Dengan wawasan kebangsaan yang kuat, Banser & Garda Fatayat diharapkan jadi garda terdepan NU dalam menjaga Islam Ahlussunnah wal Jamaah yang moderat dan setia ke NKRI,” papar Mayor Cipto.

Setelah lulus Diklat Terpadu Dasar, nantinya Banser dan Garda Fatayat akan berfungsi sebagai Mitra TNI dalam kegiatan bakti sosial, karya bhakti, dan dapat menjadi petugas pengamanan pada kegiatan keagamaan dan kenegaraan serta menjadi Duta wawasan kebangsaan dilingkungan NU dan masyarakat
“Ini tujuan inti yang akan dicapai pada kegiatan yang melibatkan TNI untuk membina, melatih, dan menyamakan visi kebangsaan pada kegiatan itu, agar Banser dan Garda Fatayat jadi kekuatan sipil yang disiplin, nasionalis, dan siap bantu negara,” pungkas Mayor Cipto.
Laporan : Rahmadsyah Sipahutar
Sumber : Pen 0428
Tags: Mukomuko
-
Sekjen Kemendagri Tegaskan Tidak Boleh Lagi Ada Sanggahan terhadap Integrasi Data Kemendagri
-
Masyarakat Dan Ketua PWI Jatim Apresiasi Kegiatan Bakti Kesehatan dan Sosial Reuni Akabri 91 Di Malang
-
Pihak Kepolisian Wilayah Hukum Polsek Gunung Sindur Pasang Garis Polis Line Terkait Sumur Yang diduga Tercemar BBM
-
Cegah Gangguan Kamtibmas, Kapolsek Tompobulu Pimpin Langsung Operasi Cipkon
-
Open House Panglima TNI: Idulfitri 1446 H Momen Pererat Sinergi Kebangsaan
-
Gelar Patroli Gabungan, Kapolres Bersama Dandim 1714 Puncak Jaya Tinjau Pelaksanaan Pengamanan Penyaluran Dana Desa
-
Kunjungan Kerja ke Kalimantan Timur, Presiden Akan Bagikan Bansos dan Tinjau Infrastruktur IKN
-
Wakil Kepala Perwakilan RI Cairo Sambut Kedatangan KRI Sultan Iskandar Muda-367 di Mesir
-
Warga Mengungsi Saat Banjir Landa Beberapa Desa di Kalimantan Utara
-
Pertajam Kemampuan Anak Didik, Porbikawa Mukomuko Gelar Latihan Gabungan




