REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Kabar duka meninggalnya eks Gubernur Papua Lukas Enembe dimanfaatkan oleh segelintir pihak untuk membuat kegaduhan. Caranya dengan menyebarkan ujaran kebencian bernada ras dan etnis.
Kasubdit 1 Dittipidsiber Bareskrim Polri, Kombes Jefri Dian Juniarta mengatakan, pihaknya menangkap seorang pria berinisial AB, 30, karena diduga menyebarkan ujaran kebencian (hatespeech) melalui media sosial TikTok.
“AB selaku pemilik akun media sosial TikTok dengan username @presiden_ono_niha ditangkap karena mengunggah konten video yang dapat menimbulkan rasa kebencian terhadap aksi yang dilakukan oleh pendukung Lukas Enembe pada saat pelaksanaan penjemputan dan pemakamanan Lukas Enembe di Papua,” kata Jefri dalam keterangannya, Selasa (2/1/2023).
AB ditangkap pada Sabtu, 30 Desember 2023 pukul 21.30 di Kebun Jeruk, Jakarta Barat. Dia kini sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Dalam perkara ini, polisi turut menyita barang bukti berupa 1 unit handphone, wig, kaos, blazer dan kacamata yang digunakan oleh tersangka di dalam videonya.
Polisi menjerat tersangka dengan pasal 45A ayat (2) Jo Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau pasal 16 Jo Pasal 4 huruf B angka 2 dan 2 Undang-Undang Nomor 40 tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi RAS dan Etnis dan/atau Pasal 156 KUHP.
“Proses hukum ini adalah wujud komitmen Siber Polri dalam menjaga ruang siber dari konten negatif yang berpotensi merusak persatuan bangsa,” pungkas Jefri.
Laporan : Sandio
Tags: jakarta
-
Momen Humanis, Panglima Koops Udara II Pakaikan Perlengkapan Overal Penerbang untuk Kasad
-
Guna Kesiapan Personel Pengamanan Pilkades, Polres Serang Kota Gelar Apel Pengecekan
-
Dibuka Wakil Bupati Mukomuko, Open Turnamen Bola Voly Dandim Cup 4 Rangka HUT TNI ke 77 Tahun 2022 di Gelar
-
BNPB Imbau Wisatawan Tetap Taat Prokes Saat Berlibur
-
Kunjungan Kerja Kepala Keuangan Kodam Iskandar Muda ke Korem 012/TU
-
Jumat Curhat Polsek Lubuk Pinang Bersama Ormas PBB dan Senkom
-
JAM-Intelijen Dr. Reda Manthovani: “Menjaga Netralitas Desa untuk Menyukseskan Pemilu Damai”
-
Berikan Motivasi kepada Penderita Stunting, Kapolres Salatiga Renovasi Rumah Ibu Saniyem
-
Bupati Tapanuli Selatan Tinjau Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Guru P3K
-
Keberadaan dan Aktivitas Orang Asing dan Lembaga Asing di Indonesia Perlu Terus Dipantau dan Diawasi

