REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – PT CACS mulai memperkuat ekspansi bisnis jasa kebersihan (cleaning service) di Indonesia dengan menargetkan perekrutan ratusan tenaga kerja dan pengembangan proyek di berbagai kota hingga pertengahan tahun ini.
Langkah tersebut ditandai melalui open ceremony yang dirangkaikan dengan santunan anak yatim dan Halal Bihalal di Cafe HopeClat, Jakarta, Kamis (2/4/2026). Kegiatan ini menjadi penanda awal agresivitas perusahaan dalam memasuki pasar nasional.
Komisaris PT CACS, Biem T. Benyamin, mengatakan perusahaan berkomitmen membuka lapangan kerja seluas-luasnya di sektor jasa kebersihan. “Kami ingin berkontribusi pada penciptaan lapangan pekerjaan di Indonesia,” ujarnya.
CEO PT CACS, Sahrizal, menyebutkan perusahaan menargetkan perekrutan hingga 300 tenaga kerja dalam dua bulan ke depan. Selain itu, peningkatan kualitas layanan menjadi fokus utama untuk memperkuat daya saing.

Menurut dia, kebutuhan jasa kebersihan yang terus meningkat menjadi peluang besar, terutama di tengah pertumbuhan kawasan industri dan komersial.
“Memberikan pelayanan terbaik sekaligus membuka peluang kerja menjadi misi kami,” kata Sahrizal.
Dari sisi operasional, PT CACS mengklaim telah mengantongi sejumlah proyek sejak awal beroperasi, meliputi wilayah Jakarta, Bandung, Karawang, hingga Yogyakarta. Ekspansi berikutnya akan menyasar Jawa Timur dan kota-kota lain.
Perusahaan menargetkan lebih dari 300 proyek aktif pada Mei hingga Juni 2026. Target tersebut menjadi bagian dari strategi ekspansi bertahap untuk memperluas pangsa pasar di industri cleaning service nasional.
Presiden Direktur CAFM, Mohd Azhar Bin Baharuddin, menilai keunggulan perusahaan terletak pada pemanfaatan teknologi modern, termasuk penggunaan mesin robotik dalam operasional. Teknologi ini dinilai dapat meningkatkan efisiensi sekaligus menjaga kualitas layanan.
Selain ekspansi bisnis, perusahaan juga menekankan pendekatan berbasis kesejahteraan tenaga kerja. Perekrutan diprioritaskan bagi masyarakat sekitar lokasi proyek dengan mempertimbangkan jarak tempat tinggal pekerja.

Manajemen menyebutkan skema ini bertujuan meningkatkan efisiensi kerja sekaligus mendukung keseimbangan kehidupan pekerja. Perusahaan juga menggandeng mitra outsourcing dan lembaga pelatihan untuk memastikan ketersediaan tenaga kerja yang kompeten.
Pengalaman operasional di Malaysia menjadi salah satu rujukan dalam pengembangan bisnis di Indonesia, terutama dalam mengatasi keterbatasan tenaga kerja melalui adopsi teknologi.
Di tengah tekanan ekonomi global dan dinamika geopolitik, PT CACS tetap optimistis terhadap prospek industri jasa kebersihan. Permintaan layanan dinilai akan tetap tumbuh, seiring meningkatnya kebutuhan kebersihan di berbagai sektor.
Dengan strategi ekspansi, dukungan teknologi, serta penguatan sumber daya manusia, PT CACS membidik posisi sebagai salah satu pemain utama di industri cleaning service nasional sekaligus mendorong penyerapan tenaga kerja di berbagai daerah.
Tags: jakarta
-
Terima DPP Lembaga Tinggi Masyarakat Adat Republik Indonesia, Ketua MPR RI Bamsoet Dukung Penyelenggaraan Musyawarah Adat Nasional
-
Danrem 071: Festival Jendral Soedirman Refleksikan Nilai Kejuangan dan Wawasan Kebangsaan
-
Edarkan Obat Psikotropika, Seorang Pemuda di Kendal Terancam 5 Tahun Penjara
-
Kabid Humas Polda Jabar: Polisi Hadiri Penyerahan Bantuan Bencana Kepada Korban di Kabupaten Majalengka
-
Jebol Tembok Mini Market Modern, Pencuri Bawa Kabur Puluhan Juta
-
Dirjen Bina Pemdes Kemendagri Apresiasi Pemkab Banyuwangi Atas Upayanya Tekan Angka Kemiskinan Ekstrem
-
Pangdam I/BB resmikan Jembatan gantung di Wilayah Korem 023/KS
-
Langkah Strategis Presiden Terpilih Prabowo Subianto
-
Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Laksanakan Karya Bhakti Pembuatan Jembatan Bersama Masyarakat Perbatasan
-
Antisipasi Gangguan Kesehatan, Kapolsek Lupi Dampingi Tim Puskesmas Cek Kondisi Jamaah Suluk Tarekat Nasaqabandiyah Tanjung Alai

