REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Tim Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAMPIDSUS) telah menetapkan WNW selaku Tenaga Ahli Kementerian Komunikasi dan Informatika RI sebagai TERSANGKA pada 19 September 2023, terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1,2,3,4 dan 5 BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika Tahun 2020 s/d 2022.
WNW ditetapkan sebagai Tersangka berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor: TAP-52/F.2/Fd.2/09/2023, karena diduga melakukan dengan sengaja tidak memberi keterangan atau memberi keterangan yang tidak benar, atau menghalangi/merintangi secara langsung atau tidak langsung terkait penyidikan, penuntutan, dan pemeriksaan di sidang pengadilan.
Adapun sebelumnya, berdasarkan Surat Perintah Penangkapan Nomor: PRIN-03/F.2/Fd.2/09/2023, Tersangka WNW diamankan oleh Tim Penyidik guna dilakukan pemeriksaan dalam kapasitasnya sebagai saksi dalam perkara tersebut.
Pasal yang disangkakan terhadap perbuatan Tersangka WNW yaitu:
Pertama
- Primair: Pasal 2 Ayat (1) Jo. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.
- Subsidair: Pasal 3 Jo. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.
Atau
Pasal 21 atau Pasal 22 Jo. Pasal 35 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Selanjutnya untuk mempercepat proses penyidikan, Tersangka CB dilakukan penahanan di Rumah Tahanan Negara Salemba Cabang Kejaksaan Agung selama 20 hari terhitung tanggal 19 September s.d 8 Oktober 2023. (K.3.3.1)
Sumber : Andrie Wahyu Setiawan, SH., S.Sos., MH. / Kasubid Kehumasan
Tags: jakarta
-
Disiplinkan masyarakat Patuhi Prokes, Satgas COVID-19 di Batang Intens Gelar Ops Yustisi dan Bagi Masker
-
Susun Arah Pembangunan Tahun 2025, Pemerintahan Desa Sinar Jaya Gelar Musdes RKPDes
-
Terapkan Kebijakan Berbasis Desa, Gus Halim Apresiasi Pemprov Bangka Belitung
-
Pos Kamla Idi Rayeuk Bagi-Bagi Masker
-
Kadispotdirga Lanud Sultan Hasanuddin Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila diĀ Kabupaten Maros
-
Pesan Mendagri pada Rapat Evaluasi dan Penilaian Pelaksanaan Tugas Pj. Kepala Daerah
-
Hari Pertama Bertugas, Plt. Bupati Tapsel Pimpin Apel Pagi Gabungan
-
Srikandi PPM LVRI Karo Ikut Melakukan Pencarian Herlan Gurning
-
Masih Menjadi Pusat Perhatian Masyarakat Banyuwangi, Tentang Tidak Ada Kejelasan Kapan Akan Dilaunching PPT
-
Menteri Suharso : 3 Hal Untuk Percepatan Pembangunan Bali


