REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi melaksanakan acara Forum Kemitraan dalam Mendukung SDGs Desa pada 9 sampai 11 September 2021 di ARTOTEL Suites Mangkuluhur Jakarta.

Acara ini dihadiri 15 narasumber dari perwakilan lembaga mitra kunci dalam pencapaian SDGs Desa dengan tema-tema sesuai 18 tujuan SDGs Desa.
Diantaranya adalah Dukungan Kemitraan untuk Peningkatan Kapasitas SDM dan Keterampilan Masyarakat Desa sesuai tujuan SDGs Desa ke 2, 4, 8, 9, dan 17 yang disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, Anwar Sanusi, perwakilan World Bank, Bambang Soetono, Ketua Forum Pertides, Panut Mulyono, dan perwakilan BNI, Budi Isnandar.
Forum Kemitraan dan Mendukung SDGs Desa dilaksanakan dengan mempertemukan berbagai pihak yang menjadi kunci dalam pencapaian SDGs Desa sehingga memunculkan solusi-solusi inovatif terhadap masalah-masalah yang ada berkaitan dengan pembangunan desa.
Hal ini sebagaimana dijelaskan Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Erlin Chaerlinatun dalam pelaporan kegiatan.
“Forum kemitraan ini mempertemukan para mitra yang telah menjalin kerjasama dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi untuk bersinergi dan mendukung tercapainya program-program pembangunan desa yang diharapkan selaras dengan visi dan misi Kementerian dan dapat berfokus dalam pencapaian ke-18 tujuan SDGs Desa,” ungkap Erlin.
Sekretaris Jenderal Kemendes PDTT Taufik Madjid mengajak internal kementerian maupun mitra-mitra untuk terus bersama-sama terlibat aktif dalam SDGs Desa.
Taufik Madjid juga mengingatkan bahwa SDGs Desa merupakan upaya desa untuk berkontribusi dalam pencapaian SDGs nasional.
“Melokalkan SDGs Desa ini penting karena SDGs Desa diharapkan akan berkontribusi secara signifikan dalam pencapaian SDGs nasional sebanyak 70 persen. Tidak mungkin Kemendesa mengusung agenda penting ini (SDGs Desa) secara sendiri. Ini membutuhkan kolaborasi dan dukungan semua pemangku kepentingan semua yang berkaitan dengan pembangunan desa,” tegas Taufik Madjid.
Taufik Madjid juga berharap agar forum ini dapat menghasilkan pokok pikiran sehingga berdampak positif pada pencapaian SDGs Desa yang telah dimulai dengan pemutakhiran data di seluruh desa di Indonesia.
“Data-data tersebut akan dijadikan sebagai pedoman untuk pembangunan desa sehingga dapat dilaksanakan secara cepat dan tepat,” kata Taufik.

Turut hadir dampingi Taufik Madjid, Staf Ahli Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Kemasyarakatan, Bito Wikantosa, Dirjen Pembangunan Desa dan Perdesaan Sugito, Kepala Badan Pengembangan Informasi Suprapedi, dan para Kepala Biro di lingkungan Setjen Kemendes PDTT.
Acara ini dilaksanakan secara daring dan luring dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat seperti menggunakan masker, penyesuaian jumlah kapasitas maksimal ruangan, menggunakan handsanitizer, dan menjaga jarak.
Laporan : Suryadi
Sumber : Ria/Kemendes PDTT
Tags: jakarta
-
Grand Openening Layanan Onkologi dan Radioterapi RS Hermina Bekasi
-
Polres Brebes Periksakan Kondisi Kejiwaan Tersangka Penganiaya Anak Hingga Tewas
-
JAM PIDSUS Kejagung Lakukan Pemeriksaan Terkait Dugaan Pelanggaran HAM yang Berat dalam Peristiwa di Paniai Papua Tahun 2014
-
Gelar KYRD Jelang Lebaran, Polsek Lubuk Pinang Sita Ribuan Petasan
-
LO Satgas Penanganan covid -19 dan Forkominda Kota Sukabumi Salurkan Bantuan Untuk Pasien
-
Dahman Sirait Serap Aspirasi Masyarakat Melalui Kegiatan Reses Masa Sidang Tiga.
-
Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/105 Trk Bogani kembali Berhasil Gagalkan Puluhan PMI Ilegal Asal Indonesia di Perbatasan
-
Hari Kedua di Bali, Ibu Iriana Awali Hari dengan Olahraga Bersama
-
Wapres Dengarkan Aspirasi Pedagang Pinang di Manokwari
-
Pengamanan Pihak Kepolisian Polres Bogor Baik Berseragam Dinas Dan Preman Dalam Konser Musik Di Pakansari Antisipasi Adanya Percaloan Tiket Masuk

