REAKSIMEDIA.COM | Kupang – Di sela-sela kunjungan kerjanya ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menandatangani 7 prasasti tanda selesainya pembangunan infrastruktur strategis di NTT, Sabtu malam (1/10/2022). Keseluruhan infrastruktur tersebut, kecuali SPAM Kali Dendeng, telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo sebelumnya.
Tujuh infrastruktur yang telah selesai merupakan upaya untuk terus meningkatkan layanan infrastruktur publik, mencakup Penataan Kawasan Pulau Rinca Taman Nasional Komodo, Penataan Kawasan Marina Labuan Bajo, Penataan Kawasan Kota Kupang, Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Wae Mese II, SPAM Kali Dendeng, Sistem Pengelolaan Sampah Warloka, dan Penataan Kawasan Kumuh Oesapa.
Menteri Basuki mengatakan, penandatangan prasasti ini sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik atas infrastruktur yang sudah selesai dibangun, di mana tertera juga nama kontraktor dan konsultan.
“Ini sebagai bukti pertanggungjawaban siapa yang membangun, jika suatu saat dibutuhkan datanya bisa ditelusuri. Seperti halnya waktu akan merenovasi bangunan gedung pada Kawasan Gelora Bung Karno (GBK) kita membutuhkan menelusuri dokumen pembangunan awalnya,” kata Menteri Basuki.
Ketujuh infrastruktur tersebut dibangun Kementerian PUPR sebagai prasarana dasar untuk meningkatkan kualitas permukiman, penataan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP), penyediaan air bersih, dan pengelolaan sampah.

Salah satu infrastruktur tersebut adalah SPAM Kali Dendeng Kota Kupang yang dikunjungi Menteri Basuki pada saat yang sama. SPAM yang dibangun pada tahun 2020 hingga 2022 dengan biaya Rp173,39 miliar tersebut memiliki kapasitas 150 liter/detik.
“Dengan kapasitas sebesar itu bisa untuk melayani 12.000 Sambungan Rumah (SR). PDAM di Kota Kupang sekarang baru punya 1.600 SR, kami Kementerian PUPR membantu membangun 1.000 SR. Saya minta kepada Pemerintah Kota optimalkan SPAM yang sudah dibangun ini,” kata Menteri Basuki.
Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan sekaligus Juru Bicara Kementerian PUPR Endra S. Atmawidjaja mengatakan bahwa penandatanganan prasasti akan melengkapi infrastruktur yang sudah diresmikan dan ditandatangani prasastinya oleh Presiden RI Joko Widodo maupun untuk infrastruktur strategis lainnya.
“Dalam setiap kunjungan kerja ke berbagai provinsi, Bapak Menteri Basuki sudah dan akan menandatangani prasasti infrastruktur strategis bersama mitra kerja, seperti sebelumnya di Papua, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, Lampung, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Selatan,” tutup Jubir Endra.
Turut hadir mendampingi Menteri Basuki, Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Mohammad Zainal Fatah, Inspektur Jenderal Kementerian PUPR T. Iskandar, Direktur Jenderal Sumber Daya Air Jarot Widyoko, Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan, Endra S. Atmawidjaja, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah NTT Normansjah Wartabone, dan Plt Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) NT II Feriyanto Pawenrusi. (*)
Laporan : Suryadi
Sumber : Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR
Tags: Kupang
-
7 Pesan Wapres Usai “Tawaf” di Tanah Papua
-
Hadiri Mandiri Investment Forum 2023, Presiden Sampaikan Capaian Target Investasi Indonesia
-
Vaksinasi Malam Hari di Balai Desa Dombo Kec. Sayung, Kab. Demak
-
3 Teroris Dari Kelompok Teroris Lekagak Telenggen Menyerahkan Diri
-
Mendagri Minta Lulusan IPDN Siap Ditugaskan di Berbagai Tempat dan Tunjukkan Kualitas Kinerja
-
Menteri ATR/Kepala BPN Tambah Atribut Baru dalam Rangka Tingkatkan Kepercayaan Diri dan Jaga Kewibawaan Jajaran
-
HUT ke-47 Gegana, Danpas Gegana dapat Kejutan dari Satbrimob Polda Sulteng
-
Bupati Berharap Minat Baca Masyarakat Tapanuli Selatan Dapat Tingkatkan Kecerdasan
-
Kodim 0428/MM Bangun Komunikasi Sosial Yang Adaptif dan Interigatif: Sinergitas & Kebersamaan Untuk Sukseskan Asta Cita Presiden di Kabupaten Mukomuko
-
Hari ini Pengumuman Hasil Seleksi Pengawas Tempat Pengumutan Suara (P-TPS) Kecamatan Mattiro Sompe

