Oleh: Didhik Susilo Utomo, Kasubbag Penilaian Kinerja, Kanwil DJPb Provinsi Bangka Belitung
REAKSIMEDIA.COM | Bangka Belitung – Saya ingin tegaskan lagi, UMKM pilar penting kebangkitan ekonomi kita“ arahan Presiden Jokowi pada acara Festival Joglosemar: Artisan of Java, Kamis (20/5/2021). Menyambut hal tersebut Kementerian Keuangan di tahun 2022 menetapkan Inisiatif Strategis dengan Keputusan Menteri Keuangan Nomor: 88/KMK.01/2022 yang salah satu inisiatif strategisnya adalah Sinergi Pemberdayaan UMKM. Hal ini dilakukan selain untuk mendukung arahan tersebut juga dikarenakan UMKM memiliki peran penting terhadap perekonomian Indonesia serta UMKM terbukti tangguh dalam menghadapi kondisi krisis.
Beberapa tantangan yang dihadapi oleh UMKM saat ini diantaranya adalah kesulitan naik kelas, usaha mikro terlalu mendominasi (99.6%) dan proporsinya tidak banyak berubah selama 10 tahun terakhir. Tantangan selanjutnya, UMKM minim akses digitalisasi, sulit menembus pasar global dan kekurangan layanan finansial dengan rasio Kredit yang disalurkan kepada UMKM sebesar 21,8% dari total kredit nasional (BI, 2021).
Peranan pemberdayaan UMKM di Kementerian Keuangan diantaranya Pembiayaan yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb), Fasilitas Perpajakan dan Perizinan dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Perpajakan (DJP), Fasilitas Kepabeanan dan Cukai serta Pembinaan ekspor dilakukan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Pemasaran dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), Pelatihan dan Penelitian oleh BPPK dan PKN STAN dan Hubungan Kelembagaan dan Komunikasi oleh Lembaga Nasional Single Window (LNSV).
Dengan peran tersebut di atas, sebagai inisiatif strategis kewilayahan maka diperlukan sinergi antar unit di daerah dalam rangka menguatkan peran Kemenkeu dalam menghadapi berbagai isu di level regional dan nasional. Beberapa program/inisiatif strategis Kemenkeu di daerah lintas unit diantaranya mengoptimalkan peran Regional Chief Economist (RCE) dan Sinergi Kemenkeu berbasis kewilayahan dalam mendukung UMKM.Tujuan dari sinergi antar unit di daerah untuk efektivitas, efisiensi, produktifitas dan reputasi peran Kemenkeu Satu di daerah.
Dengan kebijakan sinergi UMKM Kemenkeu satu tersebut diharapkan pemberdayaan UMKM dilaksanakan secara sinergi oleh seluruh unit di lingkungan Kementerian Keuangan serta dapat berkolaborasi dengan kementerian/lembaga, pemerintah daerah dan pihak lainnya. Program layanan yang diberikan oleh Kemenkeu Satu diantaranya, layanan keuangan, fasilitas perpajakan, fasilitas kepabeanan dan cukai, pembinaan ekspor, pemasaran dalam negeri dan luar negeri, pelatihan, pendampingan, perizinan dan sertifikasi dengan branding sinergi UMKM Kemenkeu Satu “KUSUMA” Kemenkeu Satu, UMKM Maju.
Tags: Bangka Belitung
-
Maksimalkan Potensi, Wamendes Paiman Minta Kades Gandeng Perguruan Tinggi
-
Polres Bogor Gelar Razia Pengamanan Penanggulangan Aksi Premanisme,10 Orang Diamankan
-
Mendagri Minta Kepala Daerah Dukung Sinergitas Pengelolaan Bersama MCP
-
Wakil Walikota : Ir. H.Arwin Siregar, MM Antarkan Tim Driver Pengarus Utamaan Gender Untuk Pelaksanaan Studi Komperatif ke Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Pemkab Sleman
-
Wapres Wakili Presiden Jokowi Terima Penghargaan Al Hasan bin Ali untuk Perdamaian dari ADFP
-
Babinsa Koramil 1710-07/Mapurujaya Bersama Bhabinkamtibmas Dampingi Penyaluran Bantuan Kepada Masyarakat
-
Kapolri Minta Polwan Raih Lagi Kepercayaan Masyarakat Lewat Pendekatan Humanis
-
Peka Terhadap Keluhan Masyarakat, Personel Polsek V Koto “Gercep” Urai Kemacetan di Pasar Pagi Lubuk Cabau
-
Panglima TNI Apresiasi Prajurit TNI-Polri Maluku Atas Semangat, Niat Ibadah, Loyalitas Untuk NKRI
-
Pimpin Upacara 17-An, Dandim 1710/Mimika Sampaikan Amanat Panglima TNI


