REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pembangunan Daerah (Bangda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Teguh Setyabudi mendukung penuh langkah-langkah pengendalian dan penanganan wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Komitmen tersebut disampaikan Teguh dalam Rapat Koordinasi Terbatas Penanganan PMK pada Hewan Ternak yang berlangsung secara daring, Minggu (19/6/2022).
“Perlu mengoptimalkan fungsi Gugus Tugas Penanganan PMK dan Otoritas Veteriner Daerah, urgensi pengawasan secara optimal dimulai dari tingkat desa/kelurahan dan kecamatan, serta mencermati pendanaan melalui APBD untuk pengendalian dan penanggulangan wabah,” ujar Teguh.
Selain itu, Teguh menegaskan, pentingnya peran pemerintah daerah dalam memastikan keamanan dan kelancaran pelaksanaan kurban. Daerah juga harus melaporkan status penanganan dan pengendalian wabah PMK secara reguler.
Sebagai dukungan penanganan wabah PMK, Kemendagri telah menerbitkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 440/2530/SJ tanggal 12 Mei 2022 tentang Dukungan dan Antisipasi Wabah PMK pada Ternak. Edaran tersebut berisi imbauan kepada Gubernur Aceh, Jawa Tengah, dan Jawa Timur terkait penanganan wabah.
Tak hanya itu, Kemendagri juga menerbitkan Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 31 Tahun 2022 tentang Penanganan Wabah PMK serta Kesiapan Hewan Kurban Menjelang Hari Raya Idul Adha 1443 H. Inmendagri tersebut menginstruksikan 18 gubernur dan 192 bupati/wali kota, untuk melakukan pengendalian dan penanggulangan wabah dengan tepat, serta cermat sesuai pedoman yang telah ditetapkan.
Sebagai informasi, rapat tersebut dihadiri sejumlah pihak, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Pertanian, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Menteri Perdagangan, Sekretaris Kabinet, serta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Selain itu, hadir pula Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (kapolri), Kepala Badan Pangan Nasional, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan Kepala Satuan Tugas Pangan, serta sejumlah kepala daerah yang terkena dampak wabah PMK. (*)
Laporan : Suryadi
Sumber : Puspen Kemendagri
Tags: jakarta
-
Bermain Sambil Belajar, Satlantas Polres Pekalongan Tanamkan Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini
-
Hadapi Pemilu 2024, Polres Bogor Gelar Simulasi Sispamkota
-
Selain Kabag Kesra Masih Ada Pejabat iain Memakai Dana Baznas Kabupaten Ogan Komering (OKI) Sumsel
-
Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H. Laksanakan Pemantauan Arus Lalu Lintas di Pos Gadog Puncak pada Libur Panjang
-
Aparat Desa Bersama Ketua BPD Melaporkan Pj. Kades Rawa Mangoli ke Polsek Mangoli Utara
-
Senyum Bahagia 15 KPM Terima 3 Bulan BLT DD dari Pemdes Lubuk Cabau
-
Pj. Bupati, Sekda, Inspektur Daerah Kabupaten Pinrang Hadiri Rakor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI
-
Bupati Pinrang; Dengan Kerja Nyata dan dukungan Masyarakat, Kabupaten Pinrang Raih lagi Penghargaan di Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan
-
Gunung Merapi Erupsi dan Mengeluarkan Guyuran Lava, Ini Himbauan Polda Jateng
-
Sampaikan Pesan Kamtibmas, Polsek Lupi Gelar Jumat Curhat Dengan Pemdes Lubuk Pinang





