Tetap Buka Pasca Idul Fitri 2021, Obyek Wisata Joko Tingkir Desa Nyamplungsari Petarukan Terapkan Prokes

REAKSIMEDIA.COM | Pemalang – Pasca Lebaran Idul Fitri 1442 H/2021 Objek Wisata Pantai Raden Joko Tingkir (OWPRJT) Desa Nyamplungsari banyak dikunjungi wisatawan lokal, jumlahnya mencapai 1.024 Pengunjung.

“Semua pengunjung hari ini saya catat, untuk dilaporkan ke Dinas Pariwisata Pemalang,” kata Arif, Senin (17/5/21).

Arif mengatakan, selama pasca libur panjang lebaran 2021 ditugaskan untuk mendata semua pengunjung, dari kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat. Petugas mencatat pengunjung yang datang, menanyakan nama dan asal pengunjung dan menuliskan disebuah kertas rekap.

Hingga pukul 16.00 Wib data pengunjung tercatat berjumlah 1.024 pengunjung. Pintu masuk dibuka mulai 07.00-17.00 Wib.

“Selain pengunjung, semua pedagang yang berada di dalam maupun diluar semua di catat,” lanjutnya.

Pasca lebaran Idul Fitri harga tiket masuk setiap orang dewasa seharga Rp. 5000 dan biaya parkir Rp. 5000.

Tempat wisata ini juga di kunjungi rombongan pengunjung yang menggunakan kendaraan wisata (odong-odong), mereka datang secara bersama. Pengunjung dari Desa lain sekitar Kecamatan bahkan ada dari Kecamatan lain dalam Kabupaten Pemalang.

Banyak terparkir KR 4 bernomor polisi dari luar kota seperti Jakarta, Bandung, Semarang dan lain sebagainya.

“Kalau kemaren hari Minggu obyek wisata tutup, sekarang dibuka, tapi disini juga harus menetapkan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, menjaga jarak, membatasi pengunjung,” tutur Carkian penjaga pintu masuk.

Pengunjung yang datang tidak menggunakan masker maka dari pihak obyek wisata menyediakannya.

Tempat mencuci tangan, sabun tersedia disetiap tempat warung makan, tepatnya didepan warung.

Petugas menyampaikan kepada pengunjung tidak boleh mandi dilaut, dan disana sudah ada papan pengumuman larangan tersebut.

Pantai Wisata Raden Joko Tingkir Desa Nyamplungsari ditempuh sekitar 23 Menit menggunakan kendaraan bermotor, dengan jarak tempuh 7,7 Km dari Pasar Petarukan.

Baca juga:  Tercepat Pendataan SDGs Desa, Rembang Diyakini Mampu Tangani Kemiskinan Ekstrem dengan Cepat

Laporan: Samsudin

Tags: