REAKSIMEDIA.COM | Sukabumi – Upaya peningkatan pelayanan air bersih terus dilakukan oleh Pemkot Sukabumi.
Selain perbaikan jaringan pipa, penyertaan modal untuk Perumdam Tirta Bumi Wibawa Kota Sukabumi terus dipenuhi agar upaya tersebut bisa terwujud.
Langkah yang dilakukan oleh Pemkot Sukabumi untuk memenuhi pernyertaan modal tersebut mendapat dukungan dari DPRD Kota Sukabumi.
Pada rapat Paripurna yang dilaksanakan Selasa 9 Juni 2021, semua Fraksi di DPRD Kota Sukabumi menyetujui pemenuhan penyertaan modal tersebut, meski ada sejumlah catatan dan harapan.
Achmad Fahmi Wali Kota Sukabumi mengatakan, penyertaan modal untuk Perumdam TBW menjadi kewajiban Pemkot Sukabumi.
“Penyertaan modal yang dianggarkan untuk Perumdam TBW yang ditetapkan melalui raperda ini Rp. 4 miliar,” katanya usai mengikuti Paripurna di Gedung DPRD Kota Sukabumi.
Fahmi mengatakan, dana penyertaan modal untuk perumdam tersebut seluruhnya Rp. 25 miliar, dan Realisasinya telah mencapai Rp. 21 miliar yang dianggarkan secara bertahap dengan memperhatikan perkembangan dan kemampuan keuangan daerah.
“Dana ini sangat dibutuhkan dalam kerangka meningkatkan pelayanan dan menyehatkan PDAM, pipanisasi karena kebocoran ini harus dilakukan percepatan penanganannya,” ujarnya.
Diberikannya sisa dana penyertaan modal ini, Wali Kota berharap kondisi keuangan PDAM semakin sehat dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
“Jadi anggaran ini bukan baru, tapi kelanjutan sisa dana yang belum diberikan ke Perumdam,” katanya.
Dirut PDAM TBW Kota Sukabumi, Abdul Kholik F menambahkan, kebutuhan air untuk memenuhi suplai ke pelanggan mencapai 400 liter per detik, sementara ketersediaan air baru 350 liter per detik atau sekitar 10 sampai 15 liter per detik.
“Kebutuhan air untuk pengembangan dengan tiga cakupan sumber air baru sekitar 10 sampai 15 persen, kebutuhan air untuk pelayanan minimal 30 sampai 40 persen, dibutuhkan 400 liter per detik lagi,” jelasnya.
Perumdam TBW terus berupaya untuk memenuhi kekurangan suplai air bersih, selain dari tiga sumber air yang ada yakni, Batu Karut, Cinumpang dan Cigadog, juga tengah diupayakan penambahan sumber mata air yang baru.
Perumdam TBW telah mengusulkan pengolahan sumber air permukaan Sungai Cimandiri ke Kementerian PU, selain itu, juga ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan swasta.
“Sudah dibuat DED-nya, ini membutuhkan dana yang cukup besar,” kata Kholik.
Kemudian, pemanfaatan Sungai Cipelang Pondok Halimun, Kholik berharap ada tambahan sekira 30 sampai 40 liter per detik jika sumber air ini bisa terealisasi.
“Alhamdulillah izinnya sudah selesai kegiatannya sudah turun di APBN tahun ini, pelaksanaan kegiatanya ada di Dinas PUPR, tinggal tahap pelaksanaan pemasangan dan perbaikan pipa,” kata dia.
Selajutnya, upaya mengurangi tingkat kehilangan air, dikatakan penyebab kehilangan air secara teknis atau kebocoran pipa paling besar, untuk itu, pergantian pipa harus dilakuan.
“Usulan pergantian pipa sudah dimasukkan tahun 2020 melalui APBN, mungkin lantaran keterbatasan anggaran terkait refocusing belum terealisasi, tapi terus diusulkan, untuk perbaikan teknis juga dilakukan perbaikan dengan biaya sendiri oleh perumdam,” ujarnya.
Perbaikan secara non teknis juga sudah dilakukan, PDAM telah membangun teknologi dengan sistem pemantauan yang tersentral melalui monitor.
“Kami bisa memantau kondisi reservoar dan tekanan air ke pelanggan yang selama ini pengaturannya secara manual,” kata Dirut.
Selain itu, penggantian meteran air ke pelanggan juga diperbaiki secara bertahap.
“Kami butuh sekira Rp. 85 miliar untuk perbaikan pipa dari tiga sumber air dan ini akan diusulkan ke APBN,” ujar Kholik.
Laporan : Lelly
Tags: sukabumi
-
Kunjungi Desa Pondok Makmur, Bupati Mukomuko : Segera Koordinasi ke Dinas Terkait Bila Hewan Ternak Kita menunjukan Gejala PMK
-
Kasal: Permasalah Keamanan Perbatasan di Laut Harus Bekerjasama Dengan Negara Tetangga yang Berbatasan
-
Agar Lahir Generasi Emas, Gus Halim Prioritaskan Penurunan Prevalensi Stunting di NTT
-
Abdul Basith Dalimunthe, SH Ditetapkan Sebagai Ketua DPRD Tapsel Menggantikan Husin Sogot Simatupang
-
KRI Diponegoro-365 Sukses Dengan “Current and Future MTF UNIFIL Operations Discussion”
-
Bupati Pinrang Irwan Hamid Turun Langsung Kunjungi warga & Menyerahkan Bantuan dampak Cuaca Ekstrim
-
Presiden: Indonesia Miliki Potensi dan Kekuatan Besar, Harus Optimistis
-
Mendagri Minta Kepala Daerah Lakukan Optimalisasi APBD Demi Kendalikan Inflasi di Daerah
-
PA GMNI Belajar Hukum Acara Perselisihan Hasil Pemilu
-
Bupati Pinrang Pimpinan Apel Gabungan Mengawali Hari Pertama Masuk Kerja


