REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Pengamat Isu Strategis Universitas Pertahanan, Arif Dilianto, M.Si., menilai bahwa pengesahan UU Cipta kerja sebagai salah satu perwujudan nyata pemerintah melakukan pencegahan terjadinya dampak ketidakpastian global terhadap Indonesia.
Arif mengungkapkan bahwa kondisi perekonomian global saat ini memicu berbagai tantangan ekonomi. Sehingga pengesahaan UU Cipta kerja berfungsi sebagai instrumen penyempurnaan bagi perekonomian Indonesia.
”Pada titik inilah pemerintah mengambil langkah strategis melalui disahkannya UU Cipta kerja sebagai payung hukum agar bagaimana Indonesia bisa mampu menghadapi berbagai tantangan dan ancaman ketidakpastian ekonomi global saat ini,” ujar Arif melalui zoom, Senin (10/04/2023).
Salah satu pendorong untuk penciptaan lapangan pekerjaan adalah dengan peningkatan masuknya investor ke dalam negeri. Sehingga menurutnya UU Cipta Kerja juga berperan untuk mendorong penciptaan lapangan pekerjaan.
Dia menjelaskan, indeks kemudahan berinvestasi di Indonesia yang masih harus ditingkatkan adalah alasan mendasar mengapa implementasi UU Cipta Kerja ini menjadi penting bagi ketahanan ekonomi Indonesia.
“Bahwa UU Cipta Kerja ini memberikan kepastian hukum dan kepercayaan dalam kemudahan berusaha, yang akan mengundang banyaknya investor masuk untuk menanamkan modalnya. Sehingga penciptaan lapangan kerja akan meningkat dengan baik,” pungkasnya.
Arif menambahkan, UU Cipta Kerja Ini mengakomodir kemudahan perizinan usaha yang juga menciptakan peluang untuk semakin berkembangnya UMKM sebagai pondasi ketahanan ekonomi nasional.
“Berbagai kemudahan yang diberikan untuk masyarakat seperti kemudahan perizinan, pembentukan badan usaha, stimulus dan kemudahan bagi UMKM, serta yang paling penting adalah percepatan proses sertifikasi halal yang menjadi bagian penting bagi dunia usaha di Indonesia,” ungkap Arif.
Terkait dinamika pro dan kontra yang terjadi di masyarakat, dirinya memandang bahwa perbedaan pendapat adalah hal yang wajar dalam negara demokrasi.
Sosialisasi secara komprehensif menurutnya penting agar seluruh lapisan masyarakat dapat memahami secara mendalam terkait UU Cipta Kerja secara kontekstual dan tidak hanya sekedar tekstual.
“Karena penting oleh seluruh lapisan masyarakat memahami bahwa UU Cipta Kerja ini berorientasi bagi kesejahteraan dan ketahanan ekonomi Indonesia,” tutupnya.
Laporan : Ence
Tags: jakarta
-
Antisipasi Dampak Perubahan Iklim, Kementerian PUPR Bersama Pemprov DKI Lanjutkan Program Pembangunan Tanggul Pantai
-
Perahu Longboat Bernama Eka Prima Saat Berlayar Tiba Tiba Angin Kencang Serta Ombak Dan Menghantam Longboat
-
Tanah Longsor Ancam Pemukiman Warga Desa Medan Jaya Ipuh, Kalaksa BPBD Provinsi Bengkulu & Wakil Bupati Mukomuko Turun ke Lokasi
-
Rapat Kerja Dengan Komisi III DPR, Menkumham Paparkan Laporan Keuangan TA 2021
-
Cegah Terjadinya Lakalantas, Bhabinkamtibmas Polsek Bontomarannu Bersama Warga Perbaiki Jalan Berlubang
-
Meriahkan Paskah, Satgas Yonif Pamtas Yonif 711/Rks Gelar Lomba Bersama Warga
-
Brigjen Said Latuconsina Berikan Reward Kepada Prajurit Lantamal IX Yang Meraih Emas Dalam Kejuaraan Taekwondo Kasal Cup 2023
-
Untuk Maksimalkan Upaya Pencegahan Penyelewengan Penggunaan Dana Desa
-
Anggota DPRD Propinsi Riau, H. Marwan Yohanes, S.Sis, M.I.Kom, Menghadiri HUT Desa Petai Baru Riau ke-30
-
Karena Malu Seorang Janda Muda di Banjarnegara Tega Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap





