REAKSIMEDIA.COM | Mukomuko, Bengkulu – Puluhan Warga Desa Lubuk Gedang mendatangi SDN Negeri 02 Lubuk Pinang, Desa Lubuk Gedang Kecamatan Lubuk Pinang, untuk meminta kejelasan terkait aturan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), Jumat (11/2/22).
Dari pantauan di lapangan, para orang tua murid ini meminta pihak sekolah untuk memberikan izin kepada anak anaknya untuk bisa hadir disekolah dan mengikuti pembelajaran tatap muka seperti biasa/tidak daring, walau pun saat ini anak anaknya belum melakukan imunisasi.
Salah seorang warga yang tidak mau disebut namanya menyampaikan,” kami datang ke sekolah ini untuk minta kejelasan dari pihak sekolah terkait tentang berlakunya Daring bagi anak anak kami yang belum vaksin, sementara itu saya lihat di Medsos Presiden Jokowi mengatakan bahwa Vaksin bukan sebagai syarat untuk pembelajaran tatap muka, ini mana yang sebenarnya, kenapa sekolah melarang anak kami untuk bersekolah dikarenakan belum Vaksin,” ujarnya.
Sementara itu pihak sekolah melalui Kepala Sekolah Isda Royani SPd menyampaikan bahwa aturan ini merupakan arahan dan petunjuk dari Dinas Pendidikan Kabupaten Mukomuko untuk melakukan Daring bagi sekolah yang murid murid yang yang belum melaksanakan vaksin / sekolah yang belum mencapai target 100% capaian Immunisasi anak didiknya,’ dan apa yang menjadi harapan para orang tua murid akan kita sampaikan dan kita koordinasikan kepada pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Mukomuko untuk ditindak lanjuti, jadi kami hanya menjalankan aturan dan tugas yang diberikan Dinas Pendidikan Kabupaten Mukomuko dalam mendukung program pemerintah untuk mensukseskan program imunisasi kepada anak anak kita di usia 6-11 tahun, dalam upaya kita untuk menumpas covid19 di Kabupaten Mukomuko,” imbuhnya.
Ditempat terpisah Kepala UPTD Dinas Pendidikan Lubuk Pinang / Korwil 1 Sumardi SPd mengatakan,” apa yang menjadi harapan masyarakat agar anak anaknya bisa belajar Tatap Muka merupakan hal yang wajar, karena kita tahu sistem Daring ini sangat repot, guru repot, orang tua murid pun repot, akan tetapi kami juga harus mendukung dan mensukseskan program Pemerintah dalam penanggulangan Covid 19, yakni memberikan Imunisasi kepada anak anak usia 6-11 tahun, kalaupun kedepan ada petunjuk dan arahan dari Dinas Pendidikan Kabupaten untuk melonggarkan / meniadakan Daring ini kami siap menjalankan, apapun itu semua kembali dari kebijakan pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Pendidikan Kabupaten Mukomuko,” sebutnya.
Sementara itu Camat Lubuk Pinang Ferdiantoni yang dikonfirmasi terkait adanya protes warga di SDN 02 Lubuk Pinang mengatakan,” protes para orang tua murid ini hak mereka sebagai masyarakat, akan tetapi apa yang telah dilakukan pemerintah dalam menumpas covid19 juga harus kita dukung, program imunisasi ini sebagai bentuk kepedulian dan perhatian dari pemerintah untuk melindungi generasi muda kita dari ancaman covid 19 dan Variannya, anak saya saja di Vaksin dan tidak terjadi apa apa sampai saat ini,’ ujarnya.
Camat Lubuk Pinang akan menindaklanjuti permasalahan ini ke Dinas Pendidikan Kabupaten Mukomuko,” apa yang disampaikan para orang tua murid ini akan kita tindak lanjuti dan akan kita koordinasikan dengan pihak Diknas, dan pihak Diknas Kabupaten yang saya hubungi menyampaikan kepada saya akan segera menindaklanjuti dan berkoordinasi dengan Sekda, dan tinggal menunggu petunjuk dari Pemda, serta Kadis Pendidikan menyampaikan kepada saya untuk sementara ini kita tetap ikuti apa yang menjadi arahan dari surat edaran kemaren ( tetap daring bagi murid yang belum vaksin ) sembari menunggu petunjuk lanjutan atas permasalahan yang terjadi pada hari ini, semoga ada solusi dan jalan keluar” kata Camat.
Hal senada juga disampaikan Kepala Desa Lubuk Gedang Muhtarudin ST yang mengatakan,” program vaksin ini diberikan pemerintah kepada masyarakat untuk menciptakan Herd Immunity ( kekebalan bersama ), dengan tujuan agar masyarakat dapat membentengi diri dalam menghadapi covid 19, dan saya berharap kepada warga saya untuk mendukung program pemerintah ini, dan untuk menghadapi pandemi Covid19, pemerintah sudah banyak memberikan bantuan kepada masyarakat, ini juga sebagai upaya untuk membuat masyarakat bisa bertahan di masa yang sulit ini, yakinlah vaksin itu sudah melewati uji tahap, sehingga aman untuk diberikan kepada masyarakat, dan kedepan saya berharap kepada para orang tua murid untuk bisa mengerti dan lebih paham akan manfaatnya imunisasi bagi anak anaknya.” ungkapnya.
Laporan : Rahmadsyah Sipahutar
Tags: mukomuko bengkulu
-
Dukung Net Zero Emission, Relawan PLN Garap Program Pemanfaatan Energi Bersih Dan Pengolahan Limbah Di Desa Polosiri
-
Ikuti Lomba SADESAHE, Pemdes Talang Sakti Mulai Tanam Jagung Dukung Ketahanan Pangan Nasional
-
Andi Mahmud Bancing ; Kader Pembangunan Manusia ( KPM) Upaya Pemerintah Membangun Sinergitas Bersama Masyarakat
-
Hadiri Deklarasi Damai, Dandim 1710/Mimika: Mari Bersinergi Menjaga Timika Yang Aman, Damai dan Sejahtera
-
Diduga Korupsi, Penjualan Foto & Majalah Bupati Simalungun Dipolisikan
-
Ikut Vaksin dapat Sirup Gratis
-
Kementerian PUPR dan BP Tapera Fokus Tingkatkan Pembiayaan Perumahan untuk MBR Informal pada Tahun 2023
-
Aturan Baru, Penumpang Wajib Isi e-HAC Sebelum Keberangkatan
-
Workshop Penguatan Kapasitas Kepada Insan Media Untuk Mendukung Kota Tanggap Ancaman Narkoba
-
Sekda Pinrang A. Calo Kerrang Bersama Forkopimda Lakukan Operasi Pasar (High Level Meeting Tim)

