REAKSIMEDIA.COM | Pinrang — Sejak 20-31 Januari 2025, Bappelitbangda Kabupaten Pinrang, bekerja sama dengan Dinas P2KBP3A Kabupaten Pinrang dan Forum Anak Bumi Lasinrang, telah mengadakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Anak di 12 kecamatan se-Kabupaten Pinrang. Kegiatan ini bertujuan untuk mengumpulkan aspirasi anak-anak yang akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pembangunan tahun 2026.
Musrenbang Anak dilaksanakan di berbagai kecamatan, dengan melibatkan anak-anak dari berbagai latar belakang. Forum Anak Bumi Lasinrang bertindak sebagai fasilitator dalam diskusi, mendampingi anak-anak dalam menyampaikan pendapat dan gagasan mereka secara konstruktif. Setiap kecamatan membahas isu spesifik yang menjadi perhatian utama anak-anak di daerah tersebut.

Selama Musrenbang, anak-anak menyuarakan berbagai tantangan yang mereka hadapi, seperti bullying di sekolah dan lingkungan sekitar, dengan usulan untuk memperketat aturan dan memberikan pendampingan bagi korban. Mereka juga menyoroti pernikahan usia anak, yang dianggap masih marak terjadi dan memerlukan upaya lebih lanjut dalam sosialisasi dampaknya. Anak-anak dari daerah terpencil menyampaikan keluhan mengenai akses pendidikan yang belum merata, serta mengusulkan pembangunan sekolah dan pemberian beasiswa. Selain itu, mereka juga membahas pergaulan bebas dan penggunaan rokok di kalangan remaja, yang memerlukan pengawasan lebih ketat dan edukasi yang lebih efektif. Tak kalah penting, mereka menuntut hak atas ruang bermain yang aman dan nyaman, dengan dorongan kepada pemerintah untuk membangun taman ramah anak di setiap kecamatan. Isu lain yang disorot adalah paparan konten berbahaya di dunia digital, yang mendorong perlunya peningkatan literasi digital bagi anak-anak.
Alyssa, Duta Anak Kabupaten Pinrang sekaligus fasilitator dalam Musrenbang Anak tingkat kecamatan, mengatakan,
“Dengan adanya Musrenbang tingkat kecamatan ini, semoga menjadi langkah yang baik untuk Kabupaten Pinrang menuju Kabupaten Layak Anak. Saya juga berharap kepada Bappelitbangda untuk mengadakan Musrenbang tingkat kelurahan, bahkan kalau bisa sampai tingkat terkecil di masyarakat.”

Musrenbang Anak di 12 Kecamatan ini merupakan langkah awal dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak, di mana suara dan kebutuhan anak-anak menjadi bagian penting dalam perencanaan pembangunan daerah. Hasil dari Musrenbang ini akan dikompilasi dan dibahas lebih lanjut dalam Kongres Anak Pinrang 2025, yang akan menjadi wadah utama dalam menyusun rekomendasi anak untuk pembangunan Kabupaten Pinrang di masa mendatang. Hasil dari suara anak ini akan dibacakan pada puncak Festival Anak Pinrang 2025. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan anak-anak Kabupaten Pinrang tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga subjek yang berperan aktif dalam menentukan masa depan mereka sendiri.
Laporan : Mussin Jack
Tags: Pinrang
-
Kasus Aktif di Kudus Sudah Turun, Kapolda Beri Laporan Ke Presiden
-
Manjakan Pemudik, Sat Lantas Polres Mukomuko Sediakan Rest Area Aman Dan Nyaman
-
Posisi Hilal Awal Syawal 1444H Masih Di Bawah Imkanur Rukyah MABIMS
-
Lepas Satgas BGC TNI Konga XXXIX-D/Monusco Konga Yonmek 121/MK, Pangdam I/BB : Prajurit Harus Bangga Sebagai Duta Bangsa Dan Duta TNI Dimata Internasional
-
M. Djailani: Strategisnya Peran Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Dalam Biayai Pembangunan IKN
-
GSB Saber Tiga Gelar Kejurkot Bogor Seri 1 Tahun 2026
-
Wujudkan Transportasi Yang Berintegritas, Kasdam I/BB Ikuti Vidcon Bersama Panglima TNI dan Pihak PT KAI
-
Dandim 1710/Mimika Pimpin Acara Korps Raport Pindah Satuan Perwira Kodim 1710/Mimika
-
Iwan Setiawan : Satgas PEN Harus Jalankan Tugasnya Secara Kongkrit dan Spesifik
-
Ditemukan Granat Tangan HRN di Tanah Kosong di Desa Sukajadi Tamansari Kabupaten Bogor

