REAKSIMEDIA.COM /Way Kanan, Lampung – Mengajar menjadi salah satu program Kampus Merdeka yang bertujuan memberikan kesempatan mahasiswa belajar dan mengembangkan diri di luar aktivitas perkuliahan.
Hal ini juga menjadi konsen dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) RI dalam peningkatan kualitas pendidikan di daerah tertinggal, terluar, dan terdepan. Seperti yang dilakukan ketiga mahasiswi Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya Raodhatun Hasanah (Prodi Manajemen), Raodhatun Jannah (Sistem Informasi), dan Eva Lismainy (Sistem Informasi).
Ketiganya mengabdikan diri mulai dari bulan Agustus di SDN 1 Sumbersari, Banjit, Way Kanan, Lampung, hingga akhir Desember 2021 dalam Kampus Mengajar Angkatan 2. Perjuangan untuk memberikan materi pembelajaran kepada siswa/i SD tersebut juga tidak mudah.
Dengan kondisi pandemi yang masih melanda seluruh daerah juga mengharuskan pembelajaran dilakukan secara daring. Namun, ketiganya terkendala oleh sinyal internet yang menjadi pendukung pembelajaran daring. Ketiganya menginisiasi untuk pembelajaran home visit (kunjungan ke rumah).
“Tempat kami mengajar terkendala dengan sinyal jadi tidak bisa belajar melalui zoom meeting. Pertemuan tatap muka, dua kali kami mengadakan home visit, sekali dalam seminggu yang memfokuskan siswa kurang memahami pembelajaran yang dijelaskan saat pertemuan tatap muka di sekolah,” ucap Raodhatun Hasanah yang juga diamini sang kakak Raodhatun Jannah dan Eva Lismainy.
Raodhatun Hasanah menceritakan dengan kendala tersebut bersama teman-temannya memberikan pembelajaran sambil bermain dan bernyanyi. “Suasana tetap santai dan mudah dipahami siswa. Kami juga ada kegiatan tepuk semangat agar siswa selalu semangat saat belajar, tepuk angin jika siswa ribut di kelas agar mereka diam dan kembali tertib,” ungkapnya.
Tak hanya itu pembelajaran tatap muka yang dilakukan di sekolah juga membutuhkan perjuangan untuk mengakses lokasinya. Ketiganya harus melewati jalan yang tidak begitu bagus dikarenakan masih jauh dari pemukiman penduduk.
“Sebenernya tempatnya sudah ramai penduduk. Cuma ya kalau dari tempat yang lebih ramai itu lumayan jauh. Sekitar setengah jam-an. Karena jalan jelek,” ucap Eva Lismainy.
Mereka juga membantu guru di sekolah dalam hal administrasi. Seperti merekap absensi dan evaluasi siswa. “Adaptasinya baru dengan absensi lewat google form dan pembuatan video pembelajaran karena lumayan susah sinyal kalau akses lewat link YouTube,” kata Raodhatun Jannah.
Menurut Jannah–biasa dia disapa–mengajar siswa/i SD baik dari kelas 3 hingga 6 memiliki keseruan tersendiri. “Saat ngajar, anak-anak selalu welcome dan antusias banget soal belajar walaupun dalam kondisi Covid. Punya semangat tinggi untuk sekolah hingga mau sekolah tiap hari,” ucapnya.
Selain itu, siswa/i juga meminta untuk diberikan tugas setiap sekolah. “Walaupun lumayan susah memberikan pemahaman anak-anak karena kan berbeda-beda. Terlebih lagi di daerah tertinggal yang pengetahuan dan pemahamannya masih kurang tetapi dengan dilakukan metode belajar sembari bermain sehingga mereka menjadi paham,” kata Jannah.
Untuk diketahui, IIB Darmajaya mengirimkan 47 mahasiswa untuk berkontribusi dalam peningkatan kualitas pendidikan dalam Kampus Mengajar angjatan 2. Adapun rinciannya 25 dari Prodi Manajemen, 11 Prodi Akuntansi, 6 Prodi Sistem Informasi, dan 5 Prodi Teknik Informatika.
Laporan : Yosafat K.y
Tags: Way Kanan Lampung
-
Mendagri Lantik Pejabat Tinggi Madya di Lingkungan Kemendagri dan BNPP
-
Tim Sepakbola Kota Bogor Sapu Bersih Tiga Kemenangan
-
Jalin Silaturahmi & Perkuat Persaudaraan, Scooterist Mukomuko Bersatu Gelar Camping Ground
-
Antisipasi Penimbunan BBM Dan Pantau Penyaluran Migor, Polres Mukomuko Gelar Monitoring
-
Kisah Perjuangan Warga Desa Sukamulya Kecamatan Rumpin Kab Bogor Menghadapi Jalanan Rusak
-
Pohon Pala Simbol Harapan Baru di Hari Jadi Sukabumi dan Indosiar
-
Biddokes Polda Jatim Gelar Self Healing Trauma untuk Korban Kanjuruhan di Blitar-JawaTimur
-
Baksos Disabilitas Dan Kajian Undang – Undang Hingga Penulisan Buku Menjadi Agenda HUT Ke-23 BM PAN Kabupaten Tangerang
-
Wujud Empati, Kapolri Beri Bantuan kepada Anggota Polri Korban Bencana di Sumbar
-
Memperingati Hari Juang TNI-AD Ke 76 Brigjen TNI Achmad Fauzi Menggelar Upacara Tabur Bunga Di Taman Makam Pahlawan Dreded Bogor


