Dewie Yasin Limpo Kukuhkan 11 DPD Gerakan Srikandi Indonesia, Roro Fitria Pimpin GSI DKI Jakarta

REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Gerakan Srikandi Indonesia (GSI) terus menunjukkan eksistensinya sebagai organisasi perempuan yang berkembang pesat di Indonesia. Setelah sukses menggelar Seminar Nasional yang dihadiri sekitar 2.000 pelaku UMKM dan tiga menteri di Gedung Smesco Jakarta, GSI melanjutkan rangkaian kegiatannya dengan menggelar acara Ramah Tamah dan Penyerahan Bendera Pataka kepada Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Srikandi Indonesia di Hotel Sahid, Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Ketua Umum Gerakan Srikandi Indonesia, Hj. Dewie Yasin Limpo, mengatakan kegiatan tersebut merupakan kelanjutan dari agenda nasional yang telah dilaksanakan sehari sebelumnya. Selain penyerahan pataka kepada DPD yang telah terbentuk, acara juga menjadi ajang silaturahmi antara pengurus DPP dan DPD dari berbagai provinsi.

“Kegiatan hari ini merupakan bagian dari rangkaian Seminar Nasional GSI. Kemarin kami menghadirkan tiga menteri bersama sekitar 2.000 pelaku UMKM, kemudian dilanjutkan dengan pemberian mandat kepada DPD-DPD yang telah terbentuk. Hari ini kami menyerahkan bendera pataka, memperkenalkan seluruh pengurus DPP dan DPD, sekaligus mempererat kebersamaan melalui pertunjukan budaya dan busana daerah dari masing-masing provinsi,” ujar Dewie.

Dalam kesempatan tersebut, GSI juga menghadirkan berbagai mitra strategis yang siap mendukung program organisasi ke depan, di antaranya PT Pegadaian, Aplikasi Bagi, produk susu Etawa Shannen, serta Mustika Ratu yang turut memeriahkan acara melalui fashion show bersama sejumlah desainer nasional.

Sebanyak 11 DPD resmi menerima bendera pataka, berasal dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, Lampung, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, serta sejumlah daerah lainnya.

Dewie Yasin Limpo juga menegaskan bahwa GSI menjadi salah satu organisasi perempuan yang memberikan ruang besar bagi generasi muda dengan komposisi sekitar 30 persen kepengurusan berasal dari kalangan milenial.

Salah satu tokoh muda yang bergabung adalah Karina Icha yang dipercaya menjadi representasi generasi milenial dalam kepengurusan GSI.

“Kami ingin organisasi ini menjadi rumah bersama bagi perempuan Indonesia, termasuk generasi muda. Karena itu sekitar 30 persen kepengurusan kami berasal dari kalangan milenial. Karina Icha yang juga merupakan Miss Ambassador kami percaya menjadi bagian penting dalam regenerasi kepemimpinan perempuan,” jelasnya.

Sementara itu, artis sekaligus Ketua DPD GSI DKI Jakarta, Roro Fitria, mengaku bersyukur atas amanah yang diberikan kepadanya untuk memimpin GSI di Ibu Kota.

Baca juga:  Panglima TNI Dampingi Presiden RI Dalam Acara Laporan Tahunan Mahkamah Agung RI

“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Dewie Yasin Limpo selaku Ketua Umum GSI dan Ibu Siswita Noviar Tanjung selaku Ketua Panitia atas kepercayaan yang diberikan kepada saya. Insya Allah amanah sebagai Ketua DPD GSI DKI Jakarta akan saya jalankan sebaik-baiknya. Saya juga mengajak seluruh perempuan Indonesia untuk bergabung bersama Gerakan Srikandi Indonesia demi memajukan bangsa,” ungkap Roro.

Ketua Panitia Pelaksana, Siswita Noviar Tanjung, menjelaskan seluruh rangkaian kegiatan dipersiapkan dalam waktu yang relatif singkat. Menurutnya, hanya dalam waktu sekitar satu bulan panitia berhasil menyelenggarakan dua agenda besar GSI.

“Kami hanya memiliki waktu sekitar satu bulan untuk menyiapkan Seminar Nasional bersama Kementerian UMKM yang dihadiri sekitar 2.000 pelaku UMKM. Sedangkan acara ramah tamah dan penyerahan bendera pataka hari ini dipersiapkan hanya dalam lima hari dengan tema ‘Satukan Langkah Wujudkan Mimpi Meraih Emas untuk Negeri’. Alhamdulillah seluruh rangkaian acara berjalan lancar, sukses, dan mendapat dukungan luar biasa dari seluruh DPD,” katanya.

Dalam arahannya, Dewie Yasin Limpo juga mengungkapkan bahwa meski baru berdiri sekitar enam bulan, GSI telah berkembang sangat cepat dengan terbentuknya DPD di berbagai provinsi bahkan mulai memperluas jaringan organisasi ke luar negeri, termasuk Malaysia dan rencana pembentukan kepengurusan di Amerika Serikat.

Ia meminta seluruh DPD segera menyusun struktur organisasi yang profesional serta memperkuat sinergi dalam menjalankan program pemberdayaan perempuan, UMKM, koperasi, hingga akses pembiayaan usaha melalui kolaborasi dengan kementerian, lembaga, dan BUMN.

“Harapan saya seluruh perempuan Indonesia menjadi perempuan yang berdaya, mandiri, dan bermartabat. Gerakan Srikandi Indonesia hadir untuk membangun bangsa, menjadi penopang keluarga, sekaligus melahirkan perempuan-perempuan tangguh yang mampu menjadi inspirasi bagi generasi mendatang,” tegas Dewie Yasin Limpo.

Dengan semakin luasnya jaringan kepengurusan, dukungan berbagai mitra strategis, serta komitmen memperkuat pemberdayaan perempuan dan UMKM, Gerakan Srikandi Indonesia optimistis menjadi salah satu organisasi perempuan yang berperan aktif dalam pembangunan nasional sekaligus membawa kiprah perempuan Indonesia hingga ke tingkat internasional.

Tags: