REAKSIMEDIA.COM | Kalimantan Timur – Tantangan dalam tiap tahap pembangunan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara bila berhasil menciptakan harmoni akan menjadi barometer di tingkat lokal, nasional, dan internasional.
Demikian disampaikan Panglima Komando Pertahanan Adat Dayak Kalimantan (KPADK), Dr. Rudolf, SH, MH, M.Si, di Samarinda, Senin (23/5/2022).
“Tantangan bagi IKN adalah pembangunan yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik saja, tapi juga mental spiritual. IKN Nusantara diharapkan mampu menjadi barometer, baik itu ditingkat lokal, nasional, maupun internasional. Oleh karena itu, pembangunan IKN harus betul-betul memperhatikan faktor lingkungan hidup maupun hubungan antar masyarakat asli dan pendatang,” ungkapnya.

Dia menambahkan, sebagai barometer, di IKN tidak boleh muncul disharmoni hubungan antar penduduk asli dan pendatang. Pemilihan lokasi IKN ini disebabkan rendahnya tingkat konflik sosial di Kaltim. Masyarakat Kaltim juga berharap agar pembangunan IKN dapat terus dilaksanakan dan juga diteruskan oleh pemerintah era berikutnya sampai tuntas.
“Kekhawatiran ini muncul karena ada kecenderungan di negara kita bahwa proyek pembangunan bisa tidak berlanjut apabila pemerintahannya sudah berganti. Untuk itu, agar pembangunan IKN terus berkelanjutan oleh siapapun yang memegang pemerintahan, maka semuanya harus dituangkan dalam berbagai peraturan” jelasnya.
Sementara itu, terkait Pejabat Badan Otorita IKN, Dr. Rudolf yang juga menjabat Panglima Laskar Mandau Adat Dayak Kutai Banjar Kaltim ini mengatakan mereka
yang dipilih oleh Presiden dari kalangan profesional ini diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan, dan diharapkan pejabat yg ada dapat bekerja sama dengan masyarakat lokal.
“Pejabat Badan Otorita harus mampu melakukan sinergi dan mengkoordinasikan semua potensi yang ada di pemerintah pusat dan daerah. Tanpa adanya kerja sama dan koordinasi yang baik maka akan sulit bagi Badan otorita untuk melakukan tahapan pembangunan yang sesuai dengan rencana. Jangan sampai keberadaan pejabat Badan Otorita hanya untuk memuluskan kepentingan kelompok tertentu saja,” katanya mengakhiri.
Laporan : Ence
Tags: Kalimantan timur
-
Menteri Transmigrasi Bahas Kolaborasi Strategis dengan Fakultas Geografi UGM
-
Brigjen TNI Achmad Fauzi, TMMD Wujud Sinergitas Semua Elemen Untuk Membangun NKRI
-
Majelis Ulama Nusantara Dukung Keberlanjutan Proyek Strategis Nasional Pantai Indah Kapuk 2 (PSN PIK 2)
-
Berkunjung ke Jerman, Menhan Prabowo Hadiri Pameran Hannover Messe 2023
-
Dukung Kegiatan Bina Wilayah, Babinsa Koramil 1710-07/Mapurujaya Laksanakan Pendampingan Tim Penggerak PKK Ke Kampung Keakwa
-
Low Carbon Development Indonesia
-
Safari Jumat di Mesjid Mujahirin, Kapolsek Lubuk Pinang: Sebagai Silaturahmi dalam menyampaikan Pesan Kamtibmas
-
Ibu Iriana dan OASE KIM Kunjungan Kerja ke Provinsi NTT
-
Terima PB Al-Jam’iyatul Washliyah, Wapres Tekankan Pentingnya Bangun Generasi Pemakmur Bumi
-
Hari Kedua Lebaran, Kapolres Cilacap Cek dan Kontrol Tempat Wisata

