REAKSIMEDIA.COM | Mukomuko – Hal tersebut terungkap disaat wartawan Reaksi Media.Com berkunjung ke Kantor Camat V Koto Kabupaten Mukomuko untuk meliput kegiatan di Kantor tersebut, namun ketika akan mengirim berita ke kantor redaksi ternyata sinyal internet tidak ada sama sekali, sulitnya sinyal internet di Kantor Kecamatan V Koto ternyata sangat mempengaruhi kinerja pemerintah kecamatan, maupun kantor lainnya yang berada di samping kiri dan kanan Kantor Camat V Koto.
Sulitnya sinyal internet bukan hanya dirasakan Kantor Camat, tetapi juga dirasakan Mapolsek V Koto, Puskesmas V Koto dan BPP V Koto (Balai Penyuluhan Pertanian) serta sekolah yang berdampingan dengan kantor Camat V Koto.
Diketahui, sulitnya sinyal internet ini dirasakan 2 tahun belakangan ini, dan pihak Kecamatan V Koto telah berulang kali memohon akses jaringan internet kepada Pemerintah Daerah melalui Dinas Kominfo Kabupaten Mukomuko.
“Telah 3 kali pihak Kecamatan V Koto berkirim surat memohon kepada Dinas Infokom, namun sampai hari ini belum juga ada “tanda tanda kehidupan”,” ujar Kasi Pemerintahan Hendra.
Sementara itu, Camat V Koto Feri Irawan SH Msi menyebutkan bahwa jaringan internet saat ini menjadi permasalahan di beberapa kantor instansi yang ada Kecamatan V Koto. Mulai dari kantor Kecamatan, Polsek, Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD), dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) serta sekolah.
Kemudian kantor Balai Penyuluh Pertanian (BPP) serta Unit Pengelola Irigasi (UPI), Pasalnya akses internet yang mereka andalkan selama ini terputus. Sedangkan di wilayah tersebut sangat minim ketersediaan jaringan seluler, sebab sinyal hanya ada di tempat-tempat tertentu.
Diketahui selama ini beberapa kantor instansi serta masyarakat Kecamatan V Koto mengandalkan akses jaringan internet berlangganan. Namun jaringan tersebut usaha milik pribadi bukan perusahaan besar.
Sehingga sejak masuk jaringan kabel optik internet dari Indihome Telkomsel, para pelanggan dari kalangan masyarakat mulai beralih ke jaringan tersebut. Sedangkan jaringan milik pribadi mulai ditinggalkan.
Akibatnya akses internet milik pribadi yang juga dihubungkan ke kantor beberapa instansi diputuskan oleh pemiliknya karena tidak ada lagi pelanggan.
“Kita sekarang sedang mendapatkan masalah mengenai jaringan internet, sebab internet yang selama ini kita andalkan terputus sejak masuknya jaringan resmi dari Indihome Telkomsel,” ucap Feri.
Tambah Camat, dengan terjadinya peristiwa ini tentu sangat merugikan beberapa instansi yang berada di sekitar kantor Kecamatan V Koto. Sebab rata-rata pekerjaan di pemerintahan sekarang sangat membutuhkan jaringan internet.
“Terkadang pekerjaaan kantor harus di bawah pulang kerumah oleh para pegawai agar bisa menyelesaikan pekerjaannya, apalagi pekerjaaan yang sifatnya online, rata rata kawan kawan menginputnya dari rumah masing masing, ini terpaksa kita izinkan, karena dikerjakan di kantor tidak bisa,” jelas Camat.

Pihak Kecamatan V Koto terus berupaya untuk mengadakan jaringan internet bagi perkantoran yang ada di wilayah Kecamatan V Koto dengan melakukan permohonan kepada pihak Telkomsel.
“Permohonan juga telah kita sampaikan ke Telkomsel Bengkulu melalui Cabang Telkomsel yang ada di Mukomuko, dari pihak Telkomsel meminta kita untuk membuat permohonan jaringan internet untuk semua perkantoran yang ada di sekitar Kantor Camat V Koto, sekitar sebulan yang lalu kita kirimkan ke pihak Telkomsel, semoga saja ada respon dan segera ditindak lanjuti Telkomsel,” paparnya.
Camat juga mengatakan, bahwa permasalahan jaringan internet merupakan kendala yang sangat serius dan sangat menghambat kinerja di Kantor Kecamatan V Koto.
“Selama belum ada jalan keluarnya, kinerja Kecamatan masih seperti ini lah adanya, kita mensiasati supaya tidak ada kendala dalam pekerjaan, dan kita berusaha kegiatan yang ada di Kecamatan V Koto bisa berjalan sama persis dengan Kecamatan lainnya, apolagi sekarang ini ada launching Srikandi yang mengharuskan aktifitas perkantoran itu lewat Aplikasi, surat menyurat dan lainnya, jikalau jaringan internet kita belum ada , pastinya akan terkendala nantinya, pelayanan kepada masyarakat juga terganggu, disiplin juga dapat terganggu,” imbuhnya.
Diketahui, jaringan dari handphone (hp) sangat susah di wilayah V Koto. Terkadang jika ingin menerima panggilan seluler, maka harus mencari tempat-tempat tertentu agar bisa terhubung.
“Apalagi di sekitar wilayah V Koto ini sinyal Hp susah, sehingga jaringan internet hanya tersedia di tempat tertentu,” tambahnya.
Maka untuk mengatasi permasalahan ini, Camat telah mengirimkan surat permohonan secara resmi ke Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kabupaten Mukomuko.
Surat permohonan tersebut bermaksud agar Dinas Kominfo melakukan pemasangan internet untuk kantor-kantor instansi wilayah tersebut.
Terpisah, Sekretaris Daerah Kabupaten Mukomuko Dr.Abdiyanto mengakui “susahnya sinyal internet” di Kecamatan V Koto memang menjadi tantangan bagi pemerintah daerah khususnya bagi Pemerintah Kecamatan V Koto, dan diakui Sekda bahwa saat ini sistem pemerintahan semuanya telah berbasis internet.
“Kalau dulu kita dihadapkan dengan sisanya aliran listrik, namun sekarang kita dihadapi dengan tantangan susahnya jaringan Internet, kedepannya kita terus berbenah, Dinas Kominfo sesuai dengan arahan pak Bupati untuk komitmen dengan memastikan desa di wilayah ini yang susah sinyal, semua desa yang masuk kategori Blanks Spot kita pacu untuk mendapatkan jaringan internet, ” sebutnya
Untuk wilayah yang Blanks Spot memang sudah di verivikasi oleh Dinas Kominfo, secara bertahap Pemkab Mukonuko terus berbenah untuk mengatasinya, ini menjadi “PR dan Target” kita untuk menuntaskan wilayah wilayah yang tidak terjangkau jaringan internet, Pemerintah daerah terus menjalin kerjasama dengan kementerian
Kita minta dengan jajaran Kecamatan dan Desa, memaksimalkan titik/jaringan yang ada dulu, sembari Dinas Kominfo menuntaskan agendanya yang menjadi tugas utama Dinas Kominfo untuk memastikan Kabupaten Mukomuko bebas dari Blanks Spot, mohon kesabarannya, Pemerintah Kecamatan V “berinovasi lah dulu” semoga kedepannya dapat kita sambungkan Internet di Kecamatan V Koto,” tutur Sekda.
Selain itu, Sekda juga mengungkapkan bahwa nantinya komplek perkantoran di Pemerintah Daerah akan memprakarsai kerjasama dengan 1 Mitra untuk penguatan jaringan internet.
“Ini harapan kita agar nantinya terdapat efisiensi penggunaan anggaran pembelanjaan internet dan juga adanya jaminan kualitas jaringan, kita kedepannya tidak mau jika ada agenda agenda penting dengan pemerintah pusat, atau zoom yang sifatnya terpusat ini mengalami gangguan, ini menjadi evaluasi bagi kita dan melakukan langkah langkah perbaikan, ini masih berproses, tapi yang jelas kita sudah memikirkan kearah itu, bagaimana kehandalan jaringan, langkah efisiensi terhadap jaringan itu perlu kita lakukan, sehingga tidak begitu besar membebani anggaran kita, kalau kita pecah antar OPD ini menjadi bengkak, sebab masih banyak belanja yang harus dikeluarkan OPD, seperti kebutuhan pelaksana, utang belanja yang menunggu dan kebutuhan lainnya, jadi kalau kita satukan secara terpusat, tentu harapan kita terjadi efisiensi anggaran sekaligus menjaga kualitas jaringan internetnya, semoga tahun 2025 bisa kita atasi,” pungkas Sekdakab Andiyanto.
Laporan : Rahmadsyah Sipahutar
Tags: Mukomuko
-
Masyarakat Exs PTP 26 Menolak, Dengan Adanya Pembangunan Pos Pengamanan Yang Akan Segera Berdiri
-
Sambang Warga Binaan Bhabinkamtibmas Wilayah Hukum Polsek Rancabungur Berikan Pesan Kamtibmas Dan Pencegahan Terkait TPPO
-
Bhabinkamtibmas Wilayah Hukum Polsek Nanggung sampaikan Sosialisasi TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang) dan Untuk Jaga Gangguan Kamtibmas
-
Selewengkan Dana Desa, Polres kendal Tahan Kades Tambahsari Limbangan
-
Waka Polsek Somba Opu bersama TRIPIKA Hadiri Pelepasan Anggota Ton Ranting yang Berjalan Kaki
-
Kapolres Pinrang Kukuhkan Siswa Siswi PKS SMP Negeri 1 Pinrang
-
Harga Beras Melonjak, Senator DIY: Boleh Jadi Akibat Bansos yang Ugal-ugalan
-
Kapolda Sulteng : hadapi sisa DPO, Satgas Kedepankan Tindakan Soft Approach
-
Kabidhumas Polda Jateng: Nakes RS Ambarawa Ditusuk Keluarga Korban, Itu Tidak Benar
-
Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro Pimpin Apel Patroli Gabungan, Fokus Berantas Premanisme di Wilayah Hukum Polres Bogor

