REAKSIMEDIA.COM | Kalimantan Timur – Ormas-ormas sedang menunggu perkembangan Ibu Kota Negara ( IKN ) Nusantara, baik dalam pelaksanaan pembangunan dan jug apa yang akan diperoleh masyarakat dalam proses pembangunan di IKN.
Demikian disampaikan Sekjen Koalisi Pemuda Simpati (KOPASTI) Nusantara, Hendra Salfiano, di Samarinda, Selasa ( 10/5/2022 ).
” Hingga saat ini tidak ada satupun dari Ormas di Kalimantan Timur yang menolak pemindahan IKN. Yang terjadi Ormas-ormas sedang menunggu perkembangan pemindahan IKN itu kapan akan dilaksanakan dan apa yang didapat masyarskat dalam proses pembangunannya. Dalam perkembangannya, masyarakat umum memang masih ada yang pro kontra terhadap pemindahan IKN walaupun tidak dinyatakan secara terbuka,” ungkapnya.

Aktifis muda ini menambahkan bahwa pemindahan IKN akan meningkatkan daya saing di masyarakat lokal dengan pendatang dari luar Kalimantan Timur.
Sementara itu, untuk mengisi struktur Badan Otorita IKN hanya sebagian tokoh ormas yang ingin dilibatkan karena memang memiliki kapasitas atau hanya ingin menjadi perwakilan putra Kaltim yang terpilih.
“Justru yang paling menginginkan masuk dalam Struktur Badan Otorita IKN adalah para birokrat yang saat ini tidak mendapatkan jabatan struktural maupun mantan birokrat yang sudah pensiun. Namun demikian, hal tersebut merupakan sesuatu yang wajar selama memiliki kompetensi.
Hal yang perlu dikhawatirkan saat ini adanya upaya-upaya yang dilakukan oleh orang-orang luar Kalimantan Timur yang tidak menginginkan adanya pemindahan IKN dengan cara membenturkan dan menciptakan konflik antar sesama suku masyarakat asli Kalimantan Timur,” tutupnya.
Laporan : Ence. MR
Tags: Kalimantan timur
-
Jasad Pria yang Tenggelam di Aliran Sungai Wakak Berhasil Dievakuasi
-
Kapolda Kepri Pantau Pelaksanaan Pengaman Evant Tour De Bintan 2022
-
Meriahkan Karnaval, Kapolres Demak Ikut Melepas Peserta Pawai
-
Tangani PMK, Dirjen Bina Bangda Dukung Penuh Percepatan Langkah-Langkah Pengendalian Wabah
-
Kepala Bakamla RI Hadiri Upacara Pembukaan Jambore Nasional Potensi Pencarian dan Pertolongan
-
Panglima TNI dan Presiden RI di Medan
-
Polisi: Pelaku Penembakan Kantor MUI Ternyata Residivis, Divonis 3 Tahun Tahanan
-
Untuk Kedua Kalinya Ahmad Yani Kembali Bertarung Di Pilkades Pulau Betung
-
Dihadapan Dansat, Kapolri Tekankan Sinergitas TNI-Polri Harga Mati Demi Wujudkan Indonesia Emas 2045
-
Satreskrim Polres Pinrang Sidak SPBU Usai Viral BBM Campur Air di Bekasi





