REAKSIMEDIA.COM | Sukabumi – Pemerintah Kota Sukabumi resmi menerapkan sistem manajemen talenta dalam pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama (eselon II), administrator, dan pengawas. Kebijakan ini diumumkan langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengarusutamaan Pendekatan Biropreneurship di Kantor BKPSDM Kota Sukabumi. Kamis (12/2/2026).
Ayep menegaskan, mulai tahun ini pengisian jabatan eselon II tidak lagi dilakukan melalui seleksi terbuka oleh panitia seleksi, melainkan berdasarkan sistem manajemen talenta yang telah ditetapkan sesuai Surat Keputusan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Pengisian eselon II tidak lagi melalui seleksi terbuka oleh panitia seleksi, tapi diambil dari boks manajemen talenta,” ujar Ayep.
Ia menjelaskan, manajemen talenta merupakan strategi pengisian jabatan yang dilakukan secara efektif, efisien, objektif, serta berbasis data kinerja, potensi, kompetensi, dan integritas pegawai. Dalam sistem tersebut terdapat sembilan kotak (nine box) yang memetakan kinerja dan potensi Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Hanya PNS yang masuk ke kotak 7, 8, dan 9 yang bisa promosi mengisi jabatan lebih tinggi. Misalnya dari eselon III promosi ke eselon II,” katanya.
Menurut Ayep, kebijakan ini akan mulai diterapkan dalam pengisian jabatan eselon II pada Juni 2026, menyusul adanya pejabat yang memasuki masa pensiun.
“Bulan Juni kita akan mengisi promosi ke eselon II karena ada yang pensiun. Manajemen talenta ini lebih efektif, efisien, dan tidak ada biaya,” tambahnya.
Lebih lanjut, Ayep menyampaikan bahwa penerapan sistem ini bertujuan meningkatkan profesionalisme birokrasi dan memastikan promosi jabatan benar-benar berbasis kinerja dan potensi, bukan sekadar prosedur administratif.
Untuk mendukung implementasi tersebut, Pemkot Sukabumi akan terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai pelatihan dan pembinaan. Selain itu, evaluasi kinerja pegawai dilakukan secara rutin setiap bulan melalui Key Performance Indicator (KPI) di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).
“Dengan sistem manajemen talenta ini, kami berharap tercipta birokrasi yang lebih akuntabel, transparan, dan berorientasi pada hasil kerja,” pungkasnya.
Laporan : Leli
Tags: sukabumi
-
Peringati Hari Juang TNI AD, Kodim Mimika Gelar Donor Darah
-
Amankan Arus Mudik Dan Arus Balik Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Polres Bogor Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2024
-
55 Bandar Narkoba Dipindahkan ke Lapas Super Maximum Security Nusakambangan
-
Cegah Kejahatan, Polsek Weleri Patroli BLP Pantau Obyek Vital
-
Agar Berjalan Dengan Lancar Dan Aman, Danramil 1710-04/Tembagapura Beserta Pihak Kepolisian Hadiri Sekaligus Amankan Acara Adat Bakar Batu
-
Kementan Pastikan Ketersediaan Gula dan Minyak Goreng Cukup untuk Nataru 2023
-
Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Desa Rancabungur Kabupaten Bogor Ternyata Bernama Onong
-
Puluhan Personil Polres Pekalongan Diterjunkan untuk Pengamanan Peresmian Exit Tol Pekalongan (Bojong)
-
Polres Bogor Bersama Bupati Juga Forkopimda Kabupaten Bogor Laksanakan Kegiatan Operasi Pasar Tohaga Cibinong
-
Ratusan Pengendara Motor Jalani Swab Antigen Massal

