REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Penyusunan revisi Undang- Undang (UU) Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga kini masih terkendala.
Menurut Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, pemerintah dapat mengatasi hal itu dengan menyiapkan sistem terintegrasi untuk memvalidasi tenaga honorer.
“Data mengenai honorer ini tidak pernah selesai, tidak pernah jelas. Tak heran jika akhirnya validitas data tenaga honorer ikut menghambat penyusunan revisi UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN),” katanya, Sabtu (4/2/2023).
Yang membuat LaNyalla lebih heran lagi, setiap tahun dilakukan pemutakhiran data.
“Lewat pemutakhiran data itu, harusnya bisa didapatkan data tenaga honor yang lanjut atau berhenti. Tapi faktanya ternyata tidak demikian. Berarti ada sistem yang salah,” katanya.
Untuk itu, LaNyalla mendorong pemerintah untuk membuat sistem digital yang terintegrasi antar lembaga terkait dan berkepentingan.
“Dengan data ini, otomatis didapatkan data yang konkret kapan terjadi penambahan atau pun pengurangan,” katanya.
Tidak itu saja, LaNyalla pun mengatakan sistem juga perlu dilengkapi dengan TMT atau kepanjangan Terhitung Mulai Tanggal.
“Jadi akan terlihat mata tenaga honor yang baru ditambahkan dan mana yang memang memiliki TMT sudah lama,” terangnya.
Senator asal Jawa Timur itu mengatakan, jika pemerintah tetap membiarkan permasalahan tenaga honor dengan perubahan data yang fluktuatif, masalah ini tidak akan pernah selesai.
“Karena diperkirakan hampir di semua daerah penambahan tenaga honor akan terus terjadi karena orang memerlukan pekerjaan. Tapi tanpa data valid, hal itu akan menjadi masalah,” katanya.(*)
Laporan : Suryadi
Tags: jakarta
-
Polsek Cileungsi Polres Bogor, Gelar Penyelidikan Aksi Pencurian dengan Kekerasan di Sebuah Minimarket
-
Pastikan Pemilu 2024 di Kabupaten Mukomuko Berjalan Lancar dan Sukses, Kapolres Mukomuko Bersama Dandim 0428/MM Tinjau TPS Terjauh Kategori Sulit Terjangkau
-
Dukung Kemenangan Timnas U-23, Ratusan Warga Membludak Nobar di Kantor Camat Air Manjunto
-
Maling Spesialis Sapi, Seorang Warga Teras Terunjam di Ringkus Polisi
-
Peduli Dengan Pendidikan Anak Di Pedalaman Papua, Babinsa Koramil 1710-01/Kokonao Turut Bantu Mengajar Di Sekolah
-
Polisi Ajak Warga untuk Tetap Memakai Masker Saat Beraktifitas di Luar Rumah
-
Wanita Asal Wonopringgo Pekalongan Nekat mengakhiri Hidupnya dengan Gantung Diri
-
Jakarta Athletics League 2026 Tim Atletik PPOPM Sabet 10 Medali
-
Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi, 82 Persen Paket Kementerian PUPR Tahun 2022 Dikerjakan Kontraktor Lokal
-
Mendes Tinjau Pameran Potensi Desa di Puncak HUT ke-68 Lombok Barat


