REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto melakukan pertemuan dengan World Bank Country Director untuk Indonesia dan Timor Leste Carolyn Turk beserta jajaran di ruang kerjanya, kantor Kemendes PDT, Jakarta, Senin (23/2/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Mendes PDT Yandri Susanto mengapresiasi World Bank atas kerja sama dan dukungan kepada pemerintah Indonesia, khususnya dukungan pendanaan dalam pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat desa.
Dalam memaksimalkan dukungan program tersebut, perlu dilakukan pertemuan untuk mematangkan tata cara pengelolaan, transparansi, skema, fokus, lokus dalam mengelola dana bantuan yang akan diberikan kepada ribuan desa-desa di Indonesia tersebut.
“Sehingga nanti pas dana itu benar-benar turun bisa tepat sasaran, berdampak, dan kemudian bisa mengangkat derajat rakyat di desa,” ungkap Mantan Wakil Ketua MPR RI ini.
Lebih lanjut Yandri mengatakan, saat ini pihaknya juga tengah menggodok besaran bantuan dukungan dana dan jumlah desa penerima manfaat. Pihaknya tidak ingin ada kecemburuan sosial di tingkat desa, karena jumlah desa yang sangat banyak tapi jumlah penerima bantuan dukungan dana sedikit.
Namun begitu, ia juga tidak ingin menurunkan kualitas program, sehingga sasaran target tidak tercapai. Oleh karena itu, ia berharap agar bantuan bisa disesuaikan dengan potensi yang ada di desa, sehingga desa bisa betul-betul bangkit dari segi kemandirian ekonomi hingga peningkatan SDM.
“Nah ini yang nanti akan sama-sama kami diskusikan dengan pihak World Bank. Apa mungkin kalau kita turunkan sedikit jumlah bantuannya, tapi jumlah desa yang terafirmasi lebih banyak. Tapi sekali lagi tidak menurunkan kualitas maupun target yang ingin kita capai,” ujar Yandri.
Dengan adanya bantuan dukungan ini juga diharapkan bisa melakukan pemberdayaan masyarakat desa serta bisa meningkatkan indeks desa membangun (IDM) kepada desa penerima bantuan.

Selain itu, dukungan program ini juga menjadi stimulus untuk desa, sehingga bantuan dukungan tidak menguap begitu saja. Ia berharap ada jejak yang bisa ditingkatkan untuk kegiatan ekonomi terutama dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat di desa.
Turut hadir mendampingi Mendes Yandri dalam pertemuan ini yaitu Wamendes PDT Ariza Patria, Sekjen Kemendes PDT Taufik Madjid, Dirjen PDP Nugroho Setijo Nagoro, Kepala BPI Mulyadin Malik dan Staf Khusus Menteri Fahad At-Tamimi.
Sumber : Rifqi/Humas Kemendes
Tags: jakarta
-
Sekretaris FMM Mukomuko : Diduga Kuat Telah Terjadi Penyelewengan Dana Desa TA 2020-2021, di Desa Air Dikit dan Pondok Lunang
-
Sekjen Taufik: Kolaborasi Penting untuk Wujudkan Desa Berketahanan Iklim
-
Giat Pengecekan Pos Siskamling Bhabinkamtibma Wujud Kemitraan Kepada Warga Masyarakat
-
Koramil 1710-04/Tembagapura Gelar Gerakan Pangan Murah Untuk Jaga Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan
-
Serda Adam Yazid Atlet Taekwondo TNI AD Sumbang Medali Perunggu SEA Games 2023
-
Asrenum Panglima TNI Pimpin Sertijab Paban II Jemen Srenum TNI
-
Menteri Basuki Bahas Jaminan Mutu Pembangunan IKN Nusantara Bersama JICA
-
Seleksi Wawancara Calon PPS se Kabupaten Mukomuko Untuk Pilkada 2024 Tuntas Tergelar
-
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pinrang Dihadiri Langsung Bupati Pinrang Andi Irwan Hamid,S.Sos
-
Edarkan Obat Psikotropika, Seorang Pemuda di Kendal Terancam 5 Tahun Penjara

