REAKSIMEDIA.COM | Lampung Utara – DPR RI yang telah mengesahkan RUU Omnibuslaw tentang Kesehatan Menjadi Undang Undang pada tanggal 11 Juli 2023, membuat banyak terjadi Polemik maupun Pro Dan Kontra, sejak diusulkan Rancangan Undang Undang hingga pembahasan di DPRD, Juga Sempat terjadi Aksi oleh Tenaga Kerja Kesehatan beberapa waktu lalu.
Adapun beberapa Point yang sempat di bahas saat Perumusan RUU Omnibuslaw Kesehatan Yang menjadi ISU kekhawatiran sebagai berikut :
A. Permasalahan Perlindungan Dan Kepastian Hukum Organisasi Profesi.
B. Mandatory Spending / Pembiayaan Anggaran Kesehatan Oleh Negara.
C. Penyusunan RUU tidak Transparan
D. Risiko Impor Nakes Asing
F. Pembahasan RUU Terkesan Dikebut
G. Surat Tanda Registrasi (STR) Yang Dikeluarkan Lembaga Profesi Berlaku Seumur Hidup.
Dan masih banyak hal lainya yang diperjuangan oleh organisasi Profesi Tenaga Kerja
Namun pasca pengesahan Undang-Undang Kesehatan, demi menjaga kondusifitas di Provinsi Lampung, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Lampung dr.Josi Harnos, M.A.R.S mengatakan, bahwa Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Lampung akan menjamin tidak Amada perbedaan Visi antara Pemerintah Pusat dengan Lembaga Profesi Kesehatan maupun dibawahnya.
Bersedia membangun hubungan kerjasama yang Konstruktif dengan segenap jajaran Forkopimda di tingkat cabang masing-masing dan akan secara aktif memberikan peningkatan kapasitas dan keilmuan anggota melalui pertemuan-pertemuan Ilmiah dengan biaya yang terjangkau.
Serta segala sesuatu terkait Undang Undang OMNIBUSLAW KESEHATAN yang belum ditetapkan aturan-aturan di bawahnya, akan mengikuti petunjuk atau perintah Organisasi.
IDI selalu adaptif dan patuh terhadap Hukum dan Peraturan Perundang Undangan yang berlaku.
dr.Josi Harnos, M.A.R.S mengatakan bahwa DPW IDI Provinsi Lampung akan bersinergi dengan Forkopimda Smserta Polda Lampung dalam menjaga Kondusifitas menjelang Pemilu 2024.
Laporan : Doni
Tags: lampung utara
-
Upaya Tingkatkan Ekonomi Desa, Pemdes Sungai Lintang Bentuk KopDes Merah Putih
-
Bupati Kabupaten Tapanuli Selatan : Keramahan Masyarakat Bukittinggi Tak Kalah Dengan Tapanuli Selatan
-
Wapres Resmikan Fasilitas Riset Pangan BRIN di Gunung Kidul sebagai Laboratorium Rujukan Riset Halal Indonesia
-
Lepas Benchmarking Study Kepala Desa ke Tiongkok, Wamendes PDTT Harap Peserta Serius Belajar
-
Serahkan Sertipikat Tanah dari Pintu ke Pintu, Menteri ATR/Kepala BPN Pastikan PTSL Berjalan Baik dan Sampaikan Layanan Loket Prioritas kepada Masyarakat
-
Momentum Untuk Semakin Dekat Dengan Masyarakat, Polsek Teras Terunjam Nobar Pagelaran Budaya Wayang Kulit
-
RSUD Mukomuko Terus Berbenah, Komitmen Pemkab Mukomuko Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan Untuk Masyarakat
-
Apresiasi Transpolitan, Gus Muhaimin Paparkan Keberhasilan Transmigrasi
-
Pertama dalam Sejarah KKP, PNBP Pengelolaan Ruang Laut Melesat 400 Persen
-
Di Sekolah Pimpinan HMI, Wamen Viva Yoga Sosialisasikan Tujuan Transmigrasi




