REAKSIMEDIA.COM | Sukabumi – Petugas gabungan dari TNI ,polri , Satpol PP dan Dinas Kesehatan melakukan patroli dan membubarkan sejumlah warga yang kedapetan berada di lokasi wisata di Kabupaten Sukabumi hingga abai protokol kesehatan .
Kapolres Sukabumi AKBP Lukman Syarif mengatakan masih saja ada pengunjung yang memasuki kawasan wisata pantai.
“Hari ini memang benar ada aktivitas lokal yang meningkat , beberapa diantaranya kedapatan tidak menjalankan protokol kesehatan dengan baik.Petugas gabungan langsung mendatangi lokasi dan meminta untuk bubar,jangan sampai memancing kerumunan orang di lokasi- lokasi wisata,” kata Lukman kepada awak media, Minggu(23/5/2021).
Lukman juga mengingatkan ,keputusan pemkab Sukabumi soal penutupan lokasi wisata .Menurut Lukman petugas di titik penyekatan sudah melakukan tugasnya dengan memfpilter warga yang akan masuk ke kawasan wisata.
“Harus diketahui,akses jalan bercampur dengan pemukiman dan aktivitas lokal warga .jadi petugas tidak serta Merta melakukan pemblokiran kepada mereka yang masuk,petugas di tuntut untuk mampu memfilter mana wisatawan mana wisatawan dari luar daerah dan mana warga lokal yang beraktivitas.Nomor plat kendaraan juga tidak bisa jadi acuan ,karena ada juga warga sini tapi beli mobil dari luar daerah ” jelas Lukman .
Sementara itu,Herdy Bima Somantri Kabid komunikasi publik pada Dinas Infokom,Kabupaten Sukabumi sekaligus Satgas Informasi Koordinasi COPID -19 mengatakan sudah ada penempatan petugas emantauan untuk memantau di titik- titik wisata.
Hasil pantauan kami kondisi disepanjang pantai palabuhanratu tidak terjadi kerumunan walaupun masih ada beberapa wisatawan lokal yang melakukan wisata di area tersebut,” kata Herdy.
Ia juga menjelaskan hari ini petugas gabungan hingga seluruh perangkat daerah terkait bahkan seluruh camat agar melakukan penyisiran serta melakukan antisipasi penanganan dan pencegahan penyebaran COVID -19.
“Beberapa petugas disiapkan untuk melakukan test antigen di lokasi tempat wisata dengan random sample,kami tetap menghimbau masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan ,karena kesehatan lebih penting dan sangat berharga,” ujar dia.
Laporan : Lelly
Tags: sukabumi
-
Targetkan Nol Persen Kemiskinan Ekstrem di 2024, Wapres Minta Pemangku Kepentingan Perkuat Sinergi
-
Jajaran Polsek Gunungsindur Kabupaten Bogor Melaksanakan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) di wilayahnya
-
Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Hadiri Upacara Pembukaan KTT ASEAN Kamboja
-
Cegah DBD, Polres Pemalang fogging Lingkungan Kantor dan Asrama
-
Polda Banten Ungkap Jaringan Besar Narkoba Lintas Daerah
-
Mabes TNI Peringati Hari Lahir Pancasila, Teguhkan Komitmen Persatuan
-
Awali Tahun 2023, 37 Personil Polres Gowa dapat Reward dari Kapolres Gowa
-
Turnamen Voli Istimewa Piala Karang Taruna Meriahkan HJB ke-544 di Malasari Nanggung
-
Pekerja KSP Jasa Silau Raja Jaya Akhirnya Buat Pengaduan, Didampingi Pospera
-
Panglima TNI Apresiasi Peran Babinsa Kodam V/Brawijaya, Dorong Sinergi untuk Indonesia Emas

