REAKSIMEDIA.COM | Mukomuko – Polres Mukomuko mengikuti kegiatan Ngaji Kebangsaan bersama Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. dan Ulama Kharismatik KH. Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha) secara virtual, Sabtu (26/9/26).
Kegiatan pusat digelar di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an LP3IA, Rembang, Jawa Tengah. Polres Mukomuko mengikuti melalui Zoom Meeting di Aula 38 Setia Command Centre Mapolres Mukomuko yang diikuti Kapolres Mukomuko AKBP Riky Crisma Wardana, S.I.K. beserta PJU dan personel.
Secara nasional, kegiatan ini diikuti oleh 700 peserta hadir langsung terdiri dari 100 Polwan, 300 Polki dan 300 Santri, serta 41.449 peserta mengikuti secara virtual dari seluruh jajaran Polri di Indonesia.
Dalam tausiyah kebangsaannya, Kapolri menekankan 3 poin penting,
1.Keberagaman Harus Jadi Kekuatan, Bukan Perpecahan*
“Di tengah berbagai tantangan global, kita harus menjaga persatuan dan menjadikan keberagaman sebagai kekuatan bangsa,” ujar Kapolri.
2.Sinergi Ulama dan Umara adalah Kunci,
Kapolri menegaskan, ulama dan umara memiliki sejarah panjang perjuangan bersama dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Sinergi ini harus terus dirawat.
“Umara dan ulama memiliki sejarah perjuangan bersama dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Saat ini, kita juga memiliki tanggung jawab bersama untuk membangun bangsa,” kata Kapolri.
3.Ulama Sebagai Lentera dan Kompas Bangsa,
“Ulama menjadi lentera dan kompas yang memberikan arah, nasihat, serta doa bagi bangsa dan negara,” ujar Kapolri. Sementara Polri bertugas menjaga keamanan agar pembangunan berjalan.
Sementara itu Gus Baha memberikan nasihat menyejukkan tentang pentingnya merawat persatuan dengan pendekatan Islam yang rahmatan lil alamin dan tidak mudah membenci.
Kapolres Mukomuko AKBP Riky Crisma Wardana seusai kegiatan tersebut mengatakan, pihaknya siap mengimplementasikan pesan Ngaji Kebangsaan ini di wilayah hukum Polres Mukomuko.
“Pesan Kapolri dan Gus Baha sangat relevan, di Mukomuko kita terus perkuat sinergi Ulama dan Umara, Polri bersama tokoh agama, untuk menjaga Kamtibmas yang kondusif dan merawat keberagaman di Kapuang Sati Ratau Batuah,” ujar Kapolres.
Kegiatan Ngaji Kebangsaan ini menjadi bagian dari pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) Polri sekaligus ikhtiar menjaga NKRI tetap utuh, adil dan makmur.
Laporan: Rahmadsyah Sipahutar
Tags: mukomuko bengkulu
-
Mangnguluang Mansur, Lebaran Depok Budaya yang Harus Kita Lestarikan
-
Dibentuk Kopdes Merah Putih, Wamen Viva Yoga: Koperasi Di Kawasan Transmigrasi Ikut Berkontribusi dalam Menciptakan Pertumbuhan Ekonomi Baru
-
Kunjungi Pengungsian, Irwasda Polda Jateng Bantu dan Hibur Warga Terdampak Banjir Rob
-
Panglima TNI Siap Kirim Pasukan Ke Gaza Jika Ada Mandat Dari PBB
-
Lantik Penjabat Ketua TP PKK di Lima Provinsi, Tri Tito Karnavian Dorong Para Pengurus Pedomani Beberapa Hal
-
Apkasi Otonomi Expo 2023, Pemkab Tapanuli Selatan Raih Penghargaan Stand Terbaik Kategori Atraktif
-
Silaturahmi Kapolres ke Kantor BAWASLU Kabupaten Gowa
-
Menaker: Kebersamaan Perkuat Ketenagakerjaan Hadapi Tantangan Global
-
Pantau “One Way” Tol Bersama Menteri PUPR, Ganjar : “Alhamdulillah” Lancar
-
Polres Gowa Gencar Laksanakan Vaksin di Wilayahnya


