REAKSIMEDIA.COM | Pinrang – Lelaki paruh baya inisial YA (43) di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel) tega mencabuli 11 orang anak di bawah umur. Pelaku melancarkan aksi bejatnya dengan memamfaatkan korbannya dengan modus meminjamkan handphone miliknya.
Hal tersebut, disampaikan Kasat Reskrim Polres Pinrang, IPTU Akhmad Rizal, saat pimpin Press release pengungkapan kasus dugaan pencabulan terhadap anak, bertempat di Aula Reskrim Polres Pinrang, Polda Sulsel, Senin (28/8/23)

Menurut Kasat Reskrim, kasus ini dapat terungkap dengan adanya laporan dari salah satu orang tua korban. Pada tanggal 25 Agustus 2023.
“Orang tua korban curiga dengan hal yang dialami putrinya di saat membuang air kecil, yang merasa perih di bagian sensitifnya. Orang tua korban membujuk anaknya untuk menceritakan hal yang di alaminya, setelah di bujuk akhirnya korban menceritakan hal yang di alaminya,” ucap IPTU Akhmad Rizal.
“Mendapat laporan tersebut, Sat Reskrim Polres Pinrang langsung bergerak cepat dan berhasil mengamankan terduga pelaku YA (43), tindak pidana pencabulan terhadap 11 anak di bawah umur yang masih umur TK dan SD, di Kediamannya tanpa perlawanan,” ucap Kasat Reskrim dengan Nada sedih bercampur geram.
“Hasil Interogasi, tersangka mengakui perbuatannya telah melakukan tindak pidana pencabulan terhadap korban dengan cara, memasukkan jari tangannya ke bagian sensitif korban di saat menggunakan handphone pelaku. Untuk mengelabui orang yang mungkin melihat, tersangka memangku korbannya dengan mengenakan sarung agar tidak terlihat.”
“Terduga pelaku yang sudah menjadi tersangka, kami jerat dengan Undang undang perlindungan Anak, Pasal 82 ayat (1) Jo Pasal 76 E UU RI No.35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No.23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, sebagaimana ditambah dan diubah dengan UU RI No.17 Thn 2016 tentang penetapan PERPU No.1 Thn 2016 tentang perubahan kedua atas UU No.23 Thn 2002 tentang perlindungan anak menjadi Undang-Undang.
“Ancaman Hukuman minimal 5 (lima) tahun maksimal 15(lima belas) tahun penjara,” terang Kasat Reskrim.

Sesaat setelah Press release, Kasat Reskrim Polres Pinrang, IPTU Akhmad Rizal, saat wawancara singkat dengan wartawan media ini, berpesan kepada orang tua, supaya senantiasa menjaga buah hatinya.
“Tentunya kasus ini sangat menyedihkan, karena korban merupakan anak yang masih usia antara 5 – 11 tahun, untuk itu saya berpesan kepada Orang tua supaya menjaga anaknya, jangan sampai menjadi korban, kadang orang yang kita percaya yang melakukan hal tidak terpuji, saya harap kita semua tetap waspada, karena kejahatan terjadi bukan hanya karena adanya niat pelaku tapi dengan adanya kesempatan,” pungkas IPTU Akhmad Rizal.
Laporan : Mussin Jack
Tags: Pinrang
-
Pemerintah Bakal Berikan Penghargaan Pengendalian Covid-19
-
Bersama TNI, Polres Blora Bantu Evakuasi Bangkai Pesawat yang Jatuh di Blora
-
Pangdam Jaya Resmikan Ruang Cath Lab RS Tingkat II Moh Ridwan Meuraksa Kesdam Jaya
-
Rakor Inflasi Daerah: Mendagri Apresiasi Gubernur Maluku Utara dan Minta Atensi Gubernur Sumatera Barat
-
Pimpin Rakor TPPS, Wapres Minta Angka Prevalensi _Stunting_ Turun Minimal 3% Pada 2022
-
Sasaran Fisik TMMD Kodim 1623/Karangasem Secara Perlahan Mendekati Rampung
-
Gerak Cepat Kodam II/Sriwijaya Berhasil Gagalkan Pengedaran 26 kg Ganja
-
Personel Satpolairud Polres Serang Kota Hadiri Pembukaan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan
-
Sambut Hardiknas, Ledia Hanifa Sampaikan Lima Catatan Evaluasi Sistem Pendidikan Indonesia
-
Polres Mukomuko Permudah Layanan SKCK Melalui Sistem Online dan Aplikasi Super App Polri

