REAKSIMEDIA.COM | Simalungun – Sekretaris Daerah (Sekda) Simalungun, Mixnon Andreas Simamora dikabarkan mengundurkan diri. Jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Simalungun tersebut, kini kosong.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Simalungun, Jamesrin Saragih dikonfirmasi, Sabtu (26/6/2021) melalui telepon seluler, membenarkan pengunduran diri Mixnon Andreas Simamora dari jabatan Sekda Simalungun.
“Benar mengundurkan diri karena ingin konsentrasi atau lebih rutin (fokus) dalam penyembuhan sakitnya,” kata Jamesrin.
Dijelaskan, Mixnon mengalami sakit syaraf terjepit. Proses pengunduran diri sejak tanggal 21 Juni 2021 lalu.
“Jabatan Sekda kini dalam tahap proses pengusulan dan segera dibuat penjabat (Pj) untuk diusulkan ke provinsi. Mungkin, Senin (28/6/2021) diusulkan ke provinsi,” tutur Jamesrin.
Ia pun enggan membeberkan identitas calon Penjabat Sekda Simalungun yang diusulkan. Namun, diakui hanya satu nama diusulkan.
Mixnon Andreas Simamora dikonfirmasi lewat telepon, tidak berhasil. Nomor handphone yang dihubungi sedang tidak dapat menerima panggilan.
Laporan : Syam Hadi Purba Tambak
Tags: simalungun
-
Kapolres Pinrang berikan bantuan untuk korban kebakaran
-
Jaksa Agung ST Burhanuddin : Pembangunan RSU Adhyaksa Banten Mendukung Fungsi Kejaksaan dalam Penyelenggaraan Kesehatan Yustisial
-
209 Personil Diturunkan, PPKM Skala Mikro di Kab. Gowa Resmi Berlaku
-
Tekab Polres Tulang Bawang Ungkap Curas Di Depan Setasiun Pengisian Bahan Bakar Umun (SPBU) Menggala
-
Kemnaker Perkuat Peran Balai K3 untuk Cegah Kecelakaan Kerja Berbasis Risiko
-
Meriah dan Penuh Prestise! Halal Bihalal Keluarga Tatung di Jakarta Dihadiri Selebriti, Sekaligus Rayakan Ultah Benny Martha
-
Bakamla RI Tangkap Kapal Vietnam Curi Ikan di Laut Natuna Utara
-
Viral Anggota TNI Melaporkan Dugaan Perselingkuhan Istrinya dengan oknum Polisi, Kapolda Jateng: Tak Ada Toleransi Pecat Saja!
-
Hasil kajian TEP Akan Tentukan Arah Pembangunan Infrastruktur Kawasan Transmigrasi
-
Abdurrahman BK Ketum Majelis Santri Indonesia, Terima Bantuan 20 Ribu Masker dari Menko PMK


