REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Suhajar Diantoro meminta wakil kepala daerah menjaga hubungan yang harmonis dengan kepala daerah. Hal itu disampaikannya dalam Workshop Posisi dan Kewenangan Wakil Kepala Daerah dalam Sistem Pemerintahan Otonomi Daerah di Golden Boutique Hotel, Jakarta, Selasa (25/10/2022).
Suhajar mengatakan, jangan sampai, perbedaan partai politik atau koalisi menyebabkan benturan antara kepala daerah dan wakilnya. Sebab, keharmonisan antarkeduanya sangat menentukan pembangunan di suatu daerah.
“Jadi wakil ini yang berat adalah memposisikan diri sebagai orang kedua, karena kita tidak bisa memposisikan diri sebagai staf, apalagi jika wakil itu berasal dari partai politik, beda koalisi perbedaannya lebih besar, itu yang membuat nanti clash (bentrokan) lebih tinggi, ruang untuk clash dengan pimpinan menjadi lebih tinggi,” katanya.
Dirinya berharap, wakil kepala daerah dapat mengemban tugas untuk membantu kepala daerah dalam melaksanakan penyelenggaraan pemerintahan di daerah.
“Jadi kawan-kawan, tugas-tugasnya sudah ada, baik yang sudah diatur UU, tugas membantu kepala daerah,” ujarnya.
Suhajar menegaskan, wakil kepala daerah memiliki kedudukan dan posisi yang penting dalam membantu kepala daerah baik di wilayah provinsi, kabupaten, maupun kota. Oleh karena itu, keduanya harus memiliki hubungan yang akur juga harmonis agar dapat menjalankan seluruh program dengan baik.
Laporan : Suryadi
Sumber : Puspen Kemendagri
Tags: jakarta
-
Ini Alasannya, Apresiasi Diberikan Warga di Papua Kepada Satgas Pamtas Yonif 711/Rks
-
TNI AD Jalin Kerja Sama Dengan BRIN untuk Optimalkan Riset dan Inovasi
-
Makna Monumen Makam Pionir Transmigrasi di Indramayu
-
Enam Orang Korban Perahu Terbalik, Ditemukan Petugas Gabungan Dalam Keadaan Meninggal
-
Panglima TNI Bersama Menhan RI Anugerahkan KPLB kepada Prajurit Berprestasi di Timika
-
Pangkostrad Resmikan Brigif Mekanis Raider 14 Mandala Yudha
-
Kaku Koops Udara II Hadiri Forum Ekonomi Syariah Sulsel 2025
-
Sebanyak 639 Slop Rokok dan 1.056 Miras Ilegal Dengan Nilai Barang Mencapai Rp500 Juta Berhasil Diamankan Bea Cukai Batam
-
Bakamla RI Gelar Khitanan Massal Sambut HUT ke-20
-
Dampak Ekonomi dari Pemindahan dan Pembangunan IKN


