Smelter Meledak di PT. IWIP  Kabupaten Halmahera Tengah Mengakibatkan 6 Orang Karyawan Terbakar

REAKSIMEDIA.COM | Halmahera Tengah – Ledakan hebat terjadi di kawasan industri PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, Perisitiwa itu membuat 6 karyawan dilarikan ke rumah sakit karena terbakar api.

Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan, ledakan itu terjadi pada pukul 06.00. Wit pagi, di duga berasal dari mesin pengelolaan dan pemurnian atau smelter A tungku 1.

Saat kejadian terdapat beberapa karyawan berada di lokasi sedang bekerja di smelter tersebut, akibat kejadian ini, 6 orang yang menjadi korban, di antaranya 3 warga asal China dan 3 lainnya warga asal Maluku Utara.

Korban teridentifikasi bernama Rusfandi (24 tahun), Iswahyudi Ali, Arif Yunus. Sedangkan 3 orang warga China diketahui bernama Wang Ciang, Wang Jiang Qing, dan Fan Bio.

Seluruh korban dirujuk ke RSUD Chasan Bosoeirie Ternate dengan seluruh badan diperban.

6 orang yang mengalami luka bakar di sekujur tubuh dan patah tulang, sedangkan Iswahyudi hanya mengalami luka ringan di bagian kepala.

Salah satu karyawan PT IWIP dirawat di RSUD Ternate karena mengalami luka bakar, Selasa (15/6/2021).

Frengki, juru bahasa tungku 1 mengatakan, selain luka bakar ada karyawan asal China yang mengalami patah tulang kaki yakni Fan Bio, warga negara China.

Dia menjelaskan, peristiwa itu terjadi saat karyawan melakukan baskiming, tak sampai satu menit tiba-tiba api keluar dari sela-sela tungku.

“Tiba-tiba tabung rotarykiler meledak dan melukai 6 karyawan,”ungkap Frengki.

di RSUD CB malam tadi, kabarnya 3 korban akan dirujuk ke Jakarta, karena mengalami luka bakar serius di sekujur badan, 2 di antaranya merupakan warga Indonesia yakni Rusfandi dan Iswahyudi Ali.

Sementara itu, Humas PT IWIP saat akan dikonfirmasi wartawan, belum bisa memberikan penjelasan resmi.

Baca juga:  Panglima TNI: Selalu Berdoa Dalam Setiap Kegiatan dan Berbuat Baiklah Kepada Semua Orang

Laporan : Samsul Rizal

Tags: