REAKSIMEDIA.COM | Batam – Warga Pulau Rempang ramai-ramai mengucapkan terima kasih atas bingkisan Lebaran yang mereka terima dari Presiden Prabowo.
Bingkisan ini diberikan melalui Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, yang melakukan kunjungan kerja selama 3 hari terakhir bulan Ramadan, ditutup dengan sholat Idul Fitri bersama warga setempat.
“Terima kasih kepada Bapak Presiden yang kami cintai, bahwa sembako sudah sampai ke masyarakat Rempang. Semoga Bapak Presiden dimurahkan rezeki dan dipanjangkan umurnya,” ujar Hamzanhuri (50), ketua RT di wilayah Pasir Merah, kecamatan Galang, setelah menerima bingkisan Lebaran.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas sembako yang telah kami terima”, ucap Afrianto (39) warga Sembulang yang menerima juga paket sembako dari Presiden
Samsiah (26) remaja dari Galang juga merasa senang telah menerima bingkisan lebaran, “Terima kasih Bapak Presiden Prabowo Subianto atas sembako yang telah kami terima.”
Bingkisan dari Presiden ini diberikan pada seluruh warga yang terdampak PSN Rempang Eco City, baik warga yang bersedia dipindahkan, maupun pada warga yang masih menolak pindah, yang disalurkan melalui Lurah masing-masing.

Sejauh ini 68 KK sudah bermukim di lokasi yang disiapkan pemerintah di Tanjung Banon. Mereka menempati rumah layak huni ukuran 45 diatas lahan seluas 500 meter persegi, dan sudah dilengkapi Sertipikat Hak Milik (SHM) atas nama pribadi. Fasilitas permukiman, termasuk fasilitas kesehatan, pendidikan dan transportasi, sedang dilengkapi sambil berjalan.
Kementerian Transmigrasi akan membangun 500 unit rumah, melengkapi rumah-rumah yang disiapkan Kementerian Pekerjaan Umum, maupun BP. Batam, untuk menampung warga yang bersedia pindah.
Bagi mereka, Kementerian Transmigrasi bekerjasama dengan Kementerian Perikanan dan Kelautan serta pihak-pihak lain, juga akan membangun dermaga pelabuhan ikan, yang dilengkapi dengan _cold storage_ dan Stasiun Pompa BBM Nelayan di dekat wilayah permukiman. Warga Rempang, yang sebagian besar nelayan, juga akan dibantu untuk memperoleh perahu nelayan berukuran 5-30 GT.
Dalam kunjungan kerja ini, Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara sudah menegaskan bahwa program relokasi diganti menjadi program transmigrasi lokal, agar pemerintah bisa menyediakan fasilitas pekerjaan dan fasilitas lainnya.
Menteri Transmigrasi juga menegaskan bahwa program transmigrasi lokal bersifat sukarela. Di depan warga yang masih menolak pindah, Menteri menjamin tidak ada paksaan tapi meminta warga agar tidak mengintimidasi warga yang punya keinginan berbeda.
Tags: batam
-
Babinsa Masuk Dapur, Anggota TNI ini Bantu Ibu Asuhnya
-
Gandeng Dokter Kesehatan Jiwa, Polres Gowa Gelar Sosialisasi Kesehatan Jiwa Bagi Personil
-
Personil Gabungan TNI-Polri Diterjunkan Guna Pengamanan Aksi Damai Terkait Kenaikan BBM
-
Jaga Keutuhan NKRI, TNI Tindak Tegas Kelompok Egianus Kogoya di Papua Pegunungan, 2 Anggota OPM Tewas
-
Perkokoh Kemanunggalan, Babinsa Koramil 1710-07/Mapurujaya Rutin Komsos Bersama Warga Binaan
-
Kemendagri dan Kemenkes Beri Penghargaan Swasti Saba Tahun 2021 untuk Kabupaten/Kota Sehat
-
TP. PKK Kota Padangsidimpuan Sambut Baik Kunjungan TP.PKK Propinsi Sumut
-
Kapolres Pinrang Hadiri Upacara Sertijab Danyonif 721/Makkasau
-
Gus Halim Dampingi Wapres Ma’ruf Amin Resmikan KPN di Desa Talaga Sulteng
-
Dirjen Bina Keuda: Daerah Dapat Melakukan Pergeseran Anggaran untuk Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku

