Terjadi Mediasi Untuk Menyelesaikan Permasalah Yang Terjadi Lingkungan Sekolah

REAKSIMEDIA.COM | Banyuwangi, Jawa Timur – Mediasi antara pihak korban dengan terduga pelaku pengeroyokan, dilakukan bertempat di ruangan kepala sekolah. Disaksikan oleh orang tua murid dari kedua belah pihak untuk berupaya bersama supaya menciptakan pendidikan yang benar-benar, nyaman aman dan damai.

Karyono Haris Nawawi,S.PD,MT. selaku kepala sekolah, (kepsek). Menjadi penengah untuk menyelesaikan permasalah yang sudah sempat viral kemarin, Kamis (19/10/2023).

Karyono menyampaikan dengan mendatangkan kedua belah pihak yang bertikay, serta orang tua supaya menemukan solusi terbaik untuk menciptakan keharmonisasi antara murid dan walimurid di area sekolah.

“Kami posisi di jakarta selama 4 hari untuk kegiatan sekolah menerima gelar Adi Wiyata untuk (SMPN)2 Glagah, Lalu mendapat kabar tadi malam setelah saya membaca berita online dan sangat kaget saat mengetahui bahwa disekolah yang saya pimpin ada permasalahan seperti ini. Maka saya langsung menelfon pihak sekolah untuk mencari kebenaran tentang kejadian permasalahan yang sedang terjadi, Setelah mengetahui kejadian ini maka saya memerintahkan segera dipertemukan hari ini. Untuk adanya mediasi supaya permasalahan terselesaikan,”ungkapnya.

Turut hadir Camat Glagah Sri Widianto,S.H Didampingi Kapolsek Glagah AKP Pudji Wahyono,S.H serta perwakilan dari Dinas Pendidikan Didik eka Menjadi penengah dan memberikan wawasan kebangsaan, Untuk memajukan pendidikan dibanyuwangi khususnya wilayah kecamatan glagah.

Karyono menambahkan, bahwa kejadian hari ini menjadi suatu pembelajaran kami supaya hal-hal seperti yang terjadi tidak terulang lagi. Maka nanti kedepan para pengajar pendamping murid di sekolah, Kita akan bekali dengan kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk pemberitahuan tentang bahayanya bullying di sekolah.

Keluarga korban yang turut hadir pun menyampaikan, terima kasih Kepada Sekolah serta Camat dan Kapolsek atas pertemuan hari ini untuk mencari solusi terbaik supaya anak kami bisa bersekolah dengan aman nyaman dan damai,”kata Silvi selaku ibu korban.

Baca juga:  Digarap 2024, Bekas Kantor Dagang Inggris Di Banyuwangi Disulap Jadi Wisata Heritage

“Semoga kedepan dengan terjadinya permasalahan hari ini, Menjadi pembelajaran Bersama dan tidak ada lagi kejadian-kejadian serupa terulang kedepannya,”tutup Silvi.

Laporan : Brenson

Tags: