REAKSIMEDIA.COM | Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Suhajar Diantoro mengatakan, ada tiga keseimbangan yang harus dijaga dalam upaya mewujudkan aparatur BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif).
Suhajar menyampaikan hal tersebut dalam acara Internalisasi Core Values BerAKHLAK dan Employer Branding BerAKHLAK dan Employer Branding ASN “Bangga Melayani Bangsa” untuk Lingkungan Biro Umum Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemendagri, di Ruang Sasana Bhakti Praja, Kantor Pusat Kemendagri Jakarta, Selasa (19/7/2022).
Tiga keseimbangan tersebut, jelas Suhajar, terinspirasi dari BJ Habibie yang berprestasi baik di dalam hubungan rumah tangga hingga kariernya. Hal pertama yang dijaga yaitu menjaga keseimbangan dalam rumah tangga.
“Jaga tiga keseimbangan. Satu, keseimbangan hidup rumah tangga. Dan saya selalu menceritakan ini karena Habibie mencintai istrinya sampai akhir hayatnya, dan mereka termasuk keluarga yang menurut saya patut dicontoh,” katanya.
Kedua, menjaga keseimbangan dalam pekerjaan. Hal ini berkaitan dengan poin harmonis yang ada dalam semangat BerAKHLAK. Harmonis dalam pekerjaan diartikan sebagai upaya aparatur bisa saling menghormati sehingga harmonisasi bisa tercapai, baik di level atasan maupun bawahan.
“Rasa lapang dada bagimu tak menimbulkan rasa rungsing. (Jika tak seimbang dalam pekerjaan) Kau akan menderita sepanjang hidupmu karena lebih dari sepertiga waktumu ada di sini. Maka merugilah orang-orang yang tak mampu membangun hubungan kerja baik, karena dia akan menderita sepanjang waktunya di kantor,” jelasnya.
Ketiga, menjaga keseimbangan dalam kehidupan bermasyarakat. Kehidupan yang dimaksud yaitu terdiri dari luar kantor dan di luar rumah. Seperti di hari Sabtu dan Minggu atau di waktu luang yang bisa digunakan untuk kehidupan bermasyarakat.
Lebih lanjut, Suhajar berharap, aparatur diharapkan memiliki mental melayani. Apa pun jabatan yang berada di lingkup Kemendagri khususnya, entah Sekjen Kemendagri, Karo Kepegawaian, Karo Keuangan, Karo Umum, Kabag Rumah Tangga, Pamdal, hingga Cleaning Service, apa pun jabatan yang disandang, kerja yang dilakukan adalah melayani.
“Menampilkan budaya kerja yang tadi kita ceritakan, insya Allah, pelayanan-pelayanan yang diberikan pada masyarakat, agar lebih cepat, lebih mudah dan lain sebagainya,” tandasnya.
Laporan : Suryadi
Sumber : Puspen Kemendagri
Tags: jakarta
-
Polsek Plantungan Monitoring Gereja Kristen Jawa Paska Perayaan Hari Natal
-
Laksanakan Ziarah dan Tabur Bunga ke Makam Bung Hatta, Kementerian PUPR Pedomani Semangat dan Pemikiran Bung Hatta dalam Pemenuhan Kepemilikan Rumah
-
Jaga Situasi Kamtibmas Kondusif di Bulan Ramadhan, Polsek Lubuk Pinang Amankan Miras, Knalpot Brong dan Petasan
-
Pemadaman Penerangan Jalan Umum (PJU) di Wilayah Kabupaten Tangerang
-
Peringati HBT ke-72, Gus Halim Serahkan Sejumlah Penghargaan dan Bantuan
-
Kemnaker Perkuat Pembekalan Mahasiswa Hadapi Green Jobs dan Dunia Kerja Digital
-
Mulai Sekarang, Vaksinasi Booster Lansia Bisa Diberikan Setelah 3 Bulan Vaksinasi Primer
-
Putri Ketua MPR RI Bamsoet Dilamar Putra Wakapolda Nusa Tenggara Barat
-
Pelatihan dan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi IKN Nusantara, Kementerian PUPR Libatkan Masyarakat Lokal
-
Sikap Tegas PB PARFI: Klarifikasi Legalitas ke Kemenkumham untuk Hentikan Dualisme

