REAKSIMEDIA.COM | Halmahera Utara – Kepolisian Resor (Polres) Halmahera Utara (Halut) menunjukkan komitmen luar biasa dalam memberikan perlindungan dan pelayanan prima kepada masyarakat. Pada Selasa (17/10/2025), Kapolres Halut, AKBP Erlichson Pasaribu, S.H., S.I.K., secara simbolis menyerahkan kunci mobil dinas kepada Perwira Piket Pengawas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (Pamapta), menegaskan kesiapan Polri untuk siaga 24 jam penuh di garda terdepan.
Langkah strategis ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Kapolri Nomor KEP/1438/IX/2025 tentang perubahan nomenklatur jabatan Kanit menjadi Pamapta. Namun, menurut AKBP Erlichson, ini jauh lebih dari sekadar perubahan nama.
“Perubahan ini bukan sekadar pergantian nama jabatan. Ini adalah representasi perubahan paradigma kerja Polri agar lebih operasional, adaptif, dan responsif terhadap dinamika Kamtibmas di lapangan,” tegas Kapolres dengan mantap.
”Ini bukan sekadar mobil baru atau nama jabatan baru. Ini adalah deklarasi bahwa Polisi di Halut adalah sahabat, bukan pihak yang berjarak. Kami tidak lagi hanya berdiri di depan, tetapi berdiri sejajar dengan rakyat, memastikan setiap keluh kesah dijawab dengan solusi dan empati,” tegas Kapolres dengan nada penuh dedikasi.

Pamapta kini menjadi jantung operasional yang mengkoordinir seluruh piket fungsi kepolisian, mulai dari Sabhara, Lantas, Reskrim, hingga Intelkam. Dengan penyerahan kendaraan operasional ini, Kapolres memastikan bahwa setiap kejadian akan mendapatkan respon cepat dan masyarakat Halut akan menerima pelayanan terbaik kapan pun mereka butuhkan.

AKBP Erlichson Pasaribu menegaskan bahwa semangat Pamapta menjadi simbol perubahan nyata:
• Dari pola kerja yang reaktif menjadi proaktif.
• Dari sekadar bertugas menjadi hadir dengan empati dan solusi di tengah masyarakat.
“Saya berharap seluruh jajaran mampu mengimplementasikan semangat Pamapta dengan konsisten. Koordinasi lintas fungsi harus semakin solid agar pelayanan kepada masyarakat semakin cepat, tepat, dan humanis,” tambahnya.
Kapolres Halut menutup pesannya dengan sebuah penekanan moral yang mendalam: “Keberhasilan Polri diukur bukan dari banyaknya operasi yang dilakukan, tetapi dari rasa aman, nyaman, dan percaya yang tumbuh di tengah masyarakat.”
Dengan modernisasi sistem kerja yang berbasis teknologi serta diperkuat dengan nilai moral dan etika kepolisian, Polres Halut siap mengukir citra baru: Polisi yang benar-benar menjadi pelayan, pelindung, dan pengayom sejati bagi warga Halmahera Utara.
Laporan : Edwin Tatipang
Tags: halmahera utara
-
Tanggapi Pernyataan Menag, Ketua DPD RI Minta Pemerintah Hentikan Masuknya Imigran Tiongkok
-
Penyelenggaraan Konferensi V PWI Kabupaten Bogor Digelar di Bigland Sentul
-
Perkuat Kolaborasi, Ditjen Bina Adwil Gelar Rakor Virtual STQHN XXVI Maluku Utara
-
Launching 7 Buku Guspardi Gaus, Viva Yoga Ajak Politisi PAN Tauladani Guspardi
-
Puncak Hari Air Dunia ke-31, Kementerian PUPR Ajak Komitmen dan Aksi Pengelolaan Air
-
Puncak Peringatan Hari Habitat Dunia 2021, Menteri Basuki: Kementerian PUPR Harus Fathanah Dalam Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim
-
Maknai Peringatan Hari Juang TNI AD Ke-77, Kodim 1710/Mimika Gelar Doa Bersama
-
Lindungi Pekerja Migran Indonesia, Wapres Undang Partisipasi Aktif Para Pemangku Kepentingan
-
Koopssus TNI dan Pasukan Khusus Amerika Lumpuhkan Teroris di Bandara Blimbing Sari Banyuwangi
-
Kecelakaan Lalu Lintas Kereta KRL Menabrak Mobil di Citeureup Kabupaten Bogor, Namun Tidak Ada Korban Jiwa

