REAKSIMEDIA.COM | Semarang – Momen hari Pahlawan dimanfaatkan Kapolda Jateng dengan sosialisasi program kepolisian di sebuah stasiun radio swasta Semarang,(10/11) pagi.
Dalam kesempatan itu, Kapolda membahas tentang membumikan Polri Presisi di provinsi Jawa tengah. Kapolda didampingi Kabidhumas menegaskan wujud riil dalam membumikan Polri Presisi adalah merealisasikan seluruh program prioritas Kapolri diantaranya peningkatan pelayanan publik dan mengurangi komplain masyarakat.
” Ini kita wujudkan dengan mengembangkan berbagai aplikasi seperti ETLE di fungsi lalu lintas dan Virtual Police di Fungsi Reserse,” ungkap Kapolda.

Dalam penanganan pinjol ilegal, Polda Jateng juga mengembangkan inovasi pelaporan melalui website Ditreskrimsus. Masyarakat hanya perlu hadir jika petugas akan melakukan klarifikasi.
“Kita juga melakukan upaya penengakan hukum dengan menangkap pelaku pinjol ilegal. Masyarakat tidak perlu ragu, bila merasa terganggu oleh teror pinjol ilegal, silahkan laporkan dan nanti akan ditangani,” kata Kapolda.
Irjen Ahmad Luthfi menambahkan, membumikan Polri Presisi juga berarti meningkatkan sinergi dengan TNI serta stake holder terkait. Sinergitas ini amat dirasakan ketika Jateng menghadapi lonjakan pandemi covid-19.
“Saat ini pandemi di Jateng sudah menurun jauh. Situasi saat ini cenderung landai. Ini berkat sinergitas yang dibangun antara TNI-Polri serta stakeholder terkait,” jelasnya.
Kerja keras Polri-TNI serta stake holder terkait, membuat program penanganan covid di Jateng berjalan lancar. Di aglomerasi Solo Raya dan Semarang Raya, progres vaksinasi covid 19 melaju sangat signifikan.
“Kita harapkan sesegera mungkin seratus persen warga sudah tervaksin,” tegasnya.
Terkait dengan makna hari Pahlawan, Kapolda menegaskan pahlawan di era pandemi ini adalah para petugas lapangan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Bhabinkamtibmas dan Babinsa serta petugas di unit-unit terdepan adalah pahlawan di masa pandemi. Mereka tidak saja bersentuhan langsung dengan masyarakat tetapi juga tracking dan tracing penyebaran covid. Data dari mereka bermanfaat untuk menentukan langkah apa yang harus diambil dalam menangani pandemi,” tutur Irjen Luthfi.
Maka dari itu, lanjutnya, kerja keras petugas terdepan itu harus dihargai masyarakat dengan kepatuhan terhadap prokes. Dengan masyarakat yang sudah tervaksin dan taat prokes, Kapolda yakin covid-19 akan betul-betul melandai di Jawa Tengah.
“Vaksin hanya untuk peningkatan imunitas terhadap virus covid, bukan obat. Maka dari itu masyarakat harus tetap taat prokes dan menggunakan masker,” tutup Kapolda.
Laporan : Suryadi
Sumber : Humas Polda Jateng
Tags: semarang
-
Tiga Orang Pelaku Pencurian dan Kekerasan Berhasil Diungkap Polres Magelang
-
Floss Luncurkan Program CSR untuk Rumah Harapan Indonesia, Dukung Kesehatan Masyarakat dan Gaya Hidup Sehat di Indonesia
-
Menuju Pinrang Bebas Rabies 2030, Pemkab Pinrang Bekerjasama AIHSP Edukasi 4 Sekolah
-
Satgas Covid-19 Kabupaten Pemalang Perketat Prokes di Tempat Wisata Jelang Libur Nataru
-
Bupati Pinrang, H. A. Irwan Hamid, S.Sos., Buka Puasa Bersama Kepala Badan Standarisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Prof. Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si., di Rumah Jabatan Bupati Pinrang
-
Deklarasi Pengesahan Warga Baru IKS PI Cabang Sragen Berjalan Kondusif Meski Dengan Prokes Ketat
-
Ke Qatar, Erick Jajaki Sejumlah Kerjasama Investasi Qatar dengan BUMN
-
KTT ke-42 ASEAN Diawali Pertemuan Pejabat Senior
-
TNI-Polri Gelar Percepatan Vaksinasi dan Penyaluran BTPKLWN
-
Kasad TNI Lakukan Kunjungan ke Pusdik Kowad


