Tren Pasar Kerja Positif, Sukses Malut Job Fair 2026 Jadi Tonggak Baru Ketenagakerjaan

REAKSIMEDIA.COM | Halmahera Utara –  Langkah nyata dalam menekan angka pengangguran dan mendongkrak kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Maluku Utara sukses diukir lewat perhelatan Malut Job Fair Inklusif 2026. Kegiatan berskala besar ini resmi ditutup langsung oleh Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, pada Selasa (9/6/2026) pukul 11.40 WIT bertempat di Ballroom Lantai III Hotel Marahai Park, Desa Wosia, Kecamatan Tobelo Tengah, Kabupaten Halmahera Utara.

Acara penutupan ini dihadiri langsung oleh jajaran petinggi daerah, termasuk Wakil Gubernur Maluku Utara Hi. Sarbin Sehe, S.Ag., M.Pd.I, Bupati Halmahera Utara Dr. Piet Hein Babua M.Si, Ketua DPRD Halut Christina Lesnusa, Dandim 1508/Tobelo yang diwakili Danramil 1508-02/Galela Kapten Inf Suharno, serta Kapolres Halut yang diwakili Kabaglog Polres Halut AKP Sfaruddin. Sekitar 350 peserta yang terdiri dari pimpinan OPD Provinsi dan Kabupaten serta para pelaku usaha turut memadati lokasi acara.

Sediakan 3.000 Lowongan, Dorong Ketenagakerjaan Inklusif

Dalam laporannya, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Provinsi Maluku Utara, Ir. Jeffry R. Hoata, S.Pi., M.H., I.P.U, mengungkapkan bahwa bursa kerja tahun ini diikuti oleh 22 perusahaan yang menyediakan kurang lebih 3.000 lowongan pekerjaan di berbagai sektor usaha.

Menariknya, Job Fair kali ini tidak hanya membuka peluang kerja untuk tingkat domestik, melainkan juga menyediakan akses peluang kerja ke luar negeri serta kesempatan khusus bagi para penyandang disabilitas sebagai wujud nyata komitmen terhadap ketenagakerjaan yang inklusif.
​”Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Ribuan pencari kerja memanfaatkan kesempatan ini untuk memperoleh informasi rekrutmen, mengikuti proses seleksi awal, serta membangun jaringan profesional dengan perusahaan peserta,” ujar Jeffry Hoata.

​Dirinya juga membawa kabar baik mengenai tren positif pasar kerja di daerah. Berdasarkan data terbaru per Mei 2026, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Maluku Utara tercatat sebesar 4,46 persen, dengan jumlah penduduk bekerja yang kini telah mencapai 666.813 orang.

Banjir Bantuan dan Kolaborasi Strategis
​Tidak sekadar mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan, momen penutupan Job Fair ini juga diwarnai dengan berbagai penandatanganan kerja sama strategis dan penyerahan bantuan produktif untuk masyarakat, di antaranya:

Baca juga:  Benteng Kerukunan di Bumi Hibualamo: FKUB Halut Periode 2025-2030 Dilantik, Siap Perkuat Moderasi Beragama

• ​Sinergi Industri: Penandatanganan kesepakatan kerja sama antara Pemprov Malut dengan Harita Group serta PT TEMPOPRESS Indonesia Delivery terkait pelatihan dan penempatan tenaga kerja.

• ​Aset Daerah: Penyerahan secara simbolis bantuan unit dumptruck dari PT TEMPOPRESS Indonesia Delivery kepada Pemprov Malut.

• ​Jaminan Sosial & Stimulus Usaha: Penyerahan Kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada Tenaga Kerja Mandiri (TKM) di Kabupaten Halut, serta penyerahan bantuan kepada TKM pemula di Provinsi Malut.

• ​Pemberdayaan Nelayan: Penyerahan bantuan 10 unit mesin perahu 20 PK kepada perwakilan dari 6 desa di Tobelo.
​Pesan Gubernur Sherly Tjoanda:

Manfaatkan Peluang, Tingkatkan Kompetensi

Dalam sambutannya sebelum menutup acara secara resmi, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos memberikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh perusahaan, instansi, panitia pelaksana, serta para pencari kerja yang telah berpartisipasi aktif. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat merupakan kunci utama dalam menekan angka pengangguran.

“Melalui Job Fair ini, saya berharap para pencari kerja dapat memanfaatkan peluang yang tersedia dengan sebaik-baiknya, meningkatkan kompetensi, disiplin, serta etos kerja agar mampu bersaing di dunia kerja yang semakin kompetitif,” tegas Gubernur Sherly.

Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada perusahaan-perusahaan peserta atas kepercayaannya memberikan kesempatan kepada putra-putri daerah untuk berkarya dan berkontribusi langsung dalam pembangunan Maluku Utara.

Laporan : Edwin Tatipang

Tags: